INDUSTRY.co.id - Realestate Indonesia (REI) mengakui di tengah kondisi belum pulihnya sektor properti Indonesia hingga saat akhir 2016 ternyata rumah kelas bawah masih bertumbuh.
"Saat ini yang masih tumbuh untuk segmen rumah bawah yang porsinya mencapai 37 persen," kata Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata, seperti dilansir Antara, Sabtu (17/12/2016).
Dijelaskan Soelaeman, segmen ini telah menjadi obat, khususnya untuk pengembang daerah anggota REI yang jumlahnya mencapai 3.700 pengembang dan 70 persennya merupakan pengembang rumah menengah bawah.
"Dari total pengembang rumah menengah bawah ini, sekitar 70 persennya tersebar diluar Jabodetabek, " katanya.
Namun, tegasnya, pada sisi lain tentu pengembang nasional harus mampu bertahan karena merupakan garda terdepan pembangunan.
"Begitu banyak pihak yang tergantung dengan proyek kita, banyak pajak yang bisa disetor, ekonomi yang bangkit, makanya kita harus bertahan, " katanya.(iaf)