INDUSTRY.co.id-Kawasan retail terbesar di Indonesia Q Big BSD City resmi beroperasi Jumat (16/12). Menempati lahan seluas 17,5 hektar pusat perbelanjaan besutan Sinar Mas Land ini pun diyakini mampu menyerap 5000 angkatan tenaga kerja baru diwilayah Tangerang, dan mampu mendongkrak perekonomian Provinsi Banten.
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita dalam peresmiannya mengatakan, Q Big BSD City merupakan salah atu destinasi wisata belanja yang dibuat dalam konsep berbeda dari sebelumnya.
Di tengah persaingan perdagangan lewat online yang cukup berakibat pada penurunan belanja secara langsung, kata Enggar, pengembang ritelmemang harus menawarkan konsep yang berbeda dan juga menarik pengunjung tentunya.
Jadi bukan hanyatempat untuk belanja, melainkan sebagai tempat berkumpul (hang out), atau tempat mencari kuliner, serta menawarkan juga pengalaman berbeda dari yang lainnya, ujar Enggar. Dia menyatakan bahwa, tempat belanja semacam kawasan QBig BSD City berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadappenjualan produk lokal yang bisa menarik minat para wisatawan asing.
Selain itu Enggar berharap Sinar Mas Land dan juga para peritel-peritel yang membuka gerainya di QBig BSD City untuk bisa mengakomodasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Jika himbauan diabaikan, Enggar menyatakan bahwa ia tidak akan menerbitkan izin untuk ekspansi usaha berikutnya dari peritel, atau perusahaan yang menolak usulan tersebut, katanya menegaskan.
Sementara itu, CEO Retail and Hospitality Sinar Mas Land Alphonzus Widjaja menuturkan dengan hadirnya Q Big BSD City diharapkan perdagangan tidak lagi berpusat di Jakarta, tapi bergeser ke Banten khususnya Tangerang.
Pihaknya pun telah menyediakan ruang usaha untuk UMKM mencapai 8000 meter persegi, jelas dia. Lanjutnya, kehadiran Q Big City akan menyerap tenaga kerja sekitar 5000 orang sehingga bisa mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian di Kabupaten Tangerang.
Selain itu ekonomi di sektor informal dan formal disekitarnya juga akan bergerak karena nantinya akan tumbuh kos-kosan, warung dan lainnya, pungkasnya