INDUSTRY.co.id, Jakarta- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan, pembangunan rumah bagi masyarakat dalam Program 1 Juta Rumah sampai Mei 2017 telah terealisasi 234.325 unit atau 23 persen dari target.
"Total capaian kelompok sasaran untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 193.347 unit dan non MBR 40.978 unit,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin, Rabu (5/7/2017)
Syarif mengatakan, pihaknya berharap capaian program 1 juta rumah tahun ini bisa lebih baik dari tahun 2016 lalu yang mencapai 805.169 unit rumah. Untuk itu, pemerintah meminta kerjasama dari berbagai pengaku kepentingan bidang perumahan seperti pengembang perumahan, perbankan, pemerintah dan masyarakat untuk menyampaikan hasil pembangunan perumahan yang dibangun kepada Kementerian PUPR.
Lebih lanjut, Syarif menyatakan dalam pembangunan program 1 juta rumah pemerintah tidak bisa membangun seluruhnya. Namun demikian, berdasarkan anggaran yang tersedia pemerintah hanya mampu menangani sekitar 10% dari total target 1 juta unit rumah.
“Kami juga mengadakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program strategis nasional ini. Dan tiap bulan kami terus up date capaiannya dengan menggandeng seluruh pemangku kepentingan bidang perumahan,” kata dia.
Dalam program 1 juta rumah tahun ini, angka target tersebut dibagi menjadi dua kelompok sasaran. Pertama, target pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 712.987 unit dan kedua adalah pembangunan rumah bagi non MBR sebanyak 287.013 unit rumah.
“Pemerintah terus berupaya untuk mendorong capaian target Program 1 Juta Rumah dengan berbagai kemudahan seperti di sektor pembiayaan lewat KPR FLPP, paket kebijakan pemerintah di bidang perijinan serta bantuan dalam pembangunan perumahan khususnya rumah bersubsidi bagi masyarakat,” ujarnya.
Syarif menjelaskan, realisasi pembangunan rumah dengan target kelompok sasaran MBR yang dilaksanakan oleh pemerintah telah mencapai angka 87.465 unit, Pemda 6.930 unit, Asosiasi Pengembang 40.848 unit, LSM/ CSR 118 unit, Masyarakat 18.461 unit. Sedangkan kelompok sasaran rumah untuk non MBR yang dibangun oleh pengembang sebanyak 7.075 dan masyarakat 18.275 unit.