INDUSTRY.co.id - Tangerang - Industri waralaba (kemitraan) atau franchise di Tanah Air menjadi salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan sangat baik pasca terkendalinya pandemi Covid-19.
Bahkan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperkirakan pertumbuhan industri waralaba di tahun 2022 akan menyentuh angka 2,5% hingga 5% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya (year-on-year).
Hal ini juga turut dirasakan Via Rasa Group, perusahaan F&B di Indonesia yang telah berkembang pesat sejak tahun 2019.
"Pertumbuhan bisnis kemitraan didorong oleh tingginya daya beli masyarakat di tengah kondisi krisis ekonomi yang berkepanjangan. Via Rasa melihat kesempatan ini sebagai langkah yang dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, melalui program kemitraan yang dapat dinikmati dan dijalankan oleh masyarakat kelas menengah ke bawah," kata Vincent, CEO Via Rasa Group di Tangerang (28/10).
Ia mengungkapkan bahwa Indonesia masih menjadi pasar potensial untuk mengembangkan bisnis waralaba. Hal ini terbukti dari banyaknya perusahaan waralaba asing yang berbondong-bondong melakukan investasi di Tanah Air.
"Ini potensi besar. Dengan begitu, pembukaan bisnis waralaba di kalangan kelas menengah kebawah akan semakin masif dan perputaran perekonomian daerah juga akan turut berjalan maksimal," terangnya.
Hingga saat ini, Via Rasa Group telah memiliki 9 (sembilan) brand atau merek dagang dengan lebih dari 350 mitra di seluruh Indonesia.
Gelaran Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2022
Untuk mewujudkan visi dan misi, Via Rasa Group turut meramaikan gelaran Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2022 di ICE BSD, Tangerang.
Melalui 3 (tiga) unit bisnisnya yaitu Favour Eat Group, Miyou Group, dan Usaha Rakyat Group, Via Rasa tak hanya menawarkan program kemitraan, namun juga mengedukasi terkait unit bisnis yang dimiliki.
"Kami menargetkan dalam gelaran IFBC 2022 ini dapat menjaring lebih dari 100 mitra yang akan bergabung dengan Via Rasa Group," terang Vincent.
Ia pun optimis target tersebut dapat terlampaui melihat animo masyarakat yang begitu besar.

Disisi lain, Via Rasa Group juga telag menjalin kolaborasi dengan ESB, perusahaan teknologi restoran yang terintegrasi, cerdas dan efisien yang akan memudahkan mitranya mengelola bisnis dengan menggunakan teknologi terkini.
ESB sendiri sudah digunakan oleh lebih dari 8.000 merchant di seluruh Indonesia.
Kerja sama ini merupakan bagian dari visi Via Rasa Group untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital melalui peningkatan bisnis waralaba dan ekosistem teknologi.
"Kami berharap keseluruhan program kemitraan yang kami berikan dapat membantu masyarakat terutama mereka yang di daerah untuk bersama menggerakkan roda perekonomian kearah yang lebih positif," tutup Vincent.