Terus Tebar Kebaikan! Sicepat Ekspres Dan Indonesia Pasti Bisa Berikan Bantuan Untuk Rumah Pejuang Kanker Ambu

Oleh : Kormen Barus | Jumat, 30 September 2022 - 20:29 WIB

Pengurus beserta pasien anak-anak dan keluarga pasien di Rumah Pejuang Kanker Ambu, Bandung (22/9).
Pengurus beserta pasien anak-anak dan keluarga pasien di Rumah Pejuang Kanker Ambu, Bandung (22/9).

INDUSTRY.co.id, Bandung-SiCepat Ekspres berkolaborasi dengan Indonesia Pasti Bisa  memberikan bantuan kepada Rumah Pejuang Kanker Ambu, rumah singgah bagi pasien kanker yang sedang dalam perawatan rumah sakit di Kota Bandung. Penyerahan bantuan diberikan secara simbolis kepada pengelola Rumah Pejuang Kanker Ambu pada Kamis, (22/9).

SiCepat Ekspres memberikan bantuan berupa biaya operasional senilai Rp20 juta, paket sembako senilai Rp8 juta, dan kelengkapan prasarana rumah singgah senilai Rp5 juta untuk membantu para pejuang kanker yang tengah menjalani pengobatan dan perawatan.

Pada kesempatan yang sama, Indonesia Pasti Bisa juga memberikan bantuan berupa perlengkapan alat kesehatan seperti kursi roda, alat bantu dengar, alat tandu lipat, dan lainnya senilai Rp15 juta. Pemberian bantuan diharapkan dapat membantu program Rumah Pejuang Kanker Ambu sebagai wadah pasien penderita kanker serta mendukung proses penyembuhan para penderita kanker dengan memberikan paket sembako, biaya operasional, dan alat bantu kesehatan.

Pengelola Rumah Pejuang Kanker Ambu, Dewi Nurjanah, mengapresiasi dan berterima kasih atas partisipasi SiCepat Ekspres dan Indonesia Pasti Bisa atas bantuan yang diberikan kepada Rumah Pejuang Kanker Ambu.

“Bantuan yang diberikan akan dipergunakan untuk keperluan operasional dan kebutuhan sehari-hari mengingat tingginya kebutuhan pasien dan keluarga pasien yang menempati rumah singgah kami,” ungkap Dewi.

Sementara itu, Rangga Andriana selaku Manager Corporate Communication SiCepat Ekspres menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan program lanjutan SiCepat melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dalam lingkup kesehatan.

“Setelah fokus mendukung percepatan pemulihan pasien Covid-19, kami juga ingin membantu masyarakat dengan riwayat penyakit lainnya seperti pasien kanker di Rumah Pejuang Kanker Ambu. Kebutuhan rumah singgah untuk mempermudah mobilitas pasien dan keluarga pasien sangat diperlukan selama pasien menjalani masa pengobatan,” ungkap Rangga.

Rumah Pejuang Kanker Ambu merupakan yayasan yang berdiri sejak tahun 2009 dan terus berkembang dan hingga kini telah memiliki empat rumah kanker di Jalan Bijaksana Dalam, Kota Bandung. Dua dari empat rumah dikhususkan untuk merawat penyintas kanker usia anak-anak sebanyak 15 orang. Sedangkan dua rumah lainnya dikhususkan untuk pasien dewasa dengan kapasitas yang sama.

Dalam aktivitas sehari-hari di rumah singgah, para pejuang kanker yang datang didampingi oleh relawan rumah singgah dan juga dari pihak keluarga. Untuk mengisi kegiatan selain rawat jalan ke rumah sakit, Rumah Pejuang Kanker Ambu juga kerap membuat kegiatan bagi penghuninya. Kegiatan tersebut meliputi edukasi bagi anak-anak, juga kegiatan produksi makanan. Dalam menjalani kegiatan keseharian tersebut rumah kanker ambu didukung dengan berbagai macam peralatan yang membantu para pasien untuk menjalani aktivitasnya seperti kursi roda, alat bantu dengar, tongkat berjalan dan alat kesehatan lainnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Golden Rama Tours & Travel Persembahkan Tampilan Website Terbaru

Rabu, 07 Desember 2022 - 06:34 WIB

Golden Rama Tours & Travel Persembahkan Tampilan Website Terbaru Guna Memberikan Pelayanan Terbaik Bagi Pelanggannya

Dunia pariwisata dan perjalanan sudah mulai kembali pulih pasca pandemi. Sebuah laporan dari World Travel & Tourism Council yang berbasis di London mengindikasikan industri perjalanan di Asia-Pasifik…

Menteri BUMN Erick Thohir

Rabu, 07 Desember 2022 - 06:12 WIB

Menteri Erick Thohir: BUMN Siap Jadi Pembeli Siaga Bahan Pangan Pokok, Antisipasi Krisis 2023

Kondisi rantai pasok dunia diperkirakan masih terganggu pada tahun depan. Karena itu, salah satu kunci agar bisa bertahan, Indonesia harus mampu menjaga kondisi supply change atau rantai pasok…

Presiden Jokowi dan Wapres Amin

Rabu, 07 Desember 2022 - 06:00 WIB

Pemerintah Proyeksikan Perekonomian Nasional 2023 Tumbuh 5,3 Persen

Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional sampai akhir tahun 2022 berada pada angka 5,2 persen secara tahunan (year on year). Sedangkan pada tahun 2023, pemerintah memperkirakan…

Prajurit Yonif 5 Marinir Ikuti Apel Gelar Kesiapan Latihan Bersama Carat Ta 2022

Rabu, 07 Desember 2022 - 05:45 WIB

Prajurit Yonif 5 Marinir Ikuti Apel Gelar Kesiapan Latihan Bersama Carat Ta 2022

Dalam rangka mempersiapkan Latihan Bersama Cooperation Afloat Readiness And Training (CARAT) 2022, Prajurit Batalyon Infanteri 5 Marinir melaksanakan Apel Gelar Kesiapan yang dipimpin oleh Asops…

Ilustrasi Obligasi (dok sindo)

Rabu, 07 Desember 2022 - 05:34 WIB

Seperti Apa Perkiraan Pefindo Nilai Penerbitan Obligasi Tahun Depan ?

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memperkirakan nilai total penerbitan obligasi pada 2023 akan turun dibanding nilai penerbitan pada tahun ini yang telah mencapai Rp157 triliun.