INDUSTRY.co.id, Kolombia - Sebuah maskapai penerbangan di Kolombia, menawarkan kepada para pengunjung untuk mencoba 'kursi berdiri' dengan harga yang terjangkau.

Advertisement

VivaColombia adalah maskapai berbudget murah yang menyatakan ketertarikannya pada tempat duduk berdiri atau tempat duduk vertikal.

Menurut Pendiri dan CEO VivaColombia, William Shaw dikutip dari telegraph, Senin (3/7/2017) mengatakan, "Sudah ada yang meneliti apakah para tamu bisa duduk berdiri di pesawat, dan Kami sangat tertarik dengan apapun yang membuat perjalanan lebih murah."

Advertisement

Diketahui bahwa, VivaColombia bukanlah maskapai penerbangan pertama yang mempertimbangkan penerbangan stand-up (kursi berdiri).

Sebelumnya, Pada 2010 maskapai asal Irlandia, Ryanair juga mengajukan agar ada bagian dalam pesawat yang diperbolehkan untuk penumpang berdiri.

Advertisement

Saat itu, CEO Ryanari, Michael O'Leary menyatakan ketertarikannya dan bahkan meragukan apakah sabuk pengaman itu perlu dilakukan.

Menurut dia, "Sebuah pesawat adalah hanya sebuah bus dengan sayap", katanya pada saat itu.

Advertisement

"Jika ada kecelakaan di pesawat terbang, sabuk pengaman tidak akan menyelamatkan Anda. Anda tidak perlu sabuk pengaman di London Underground. Anda tidak perlu sabuk pengaman di kereta yang bepergian pada 120mph dan jika mereka kecelakaan Anda semua mati," ungkapnya.

Namun, Otoritas Penerbangan Sipil (CAA), tidak setuju atas kursi berdiri tersebut, "Perusahaan penerbangan harus mengutamakan keselamatan penumpang, dan mereka bisa membuatnya 100 persen aman, baru itu akan layak digunakan."

Sejauh ini tidak ada kursi seperti itu yang telah disetujui oleh pihak regulator. Hingga saat ini, rencana untuk penerbangan stand-up terus berlanjut.