Pidato Obama di Muktamar Diaspora Indonesia Menuju Peradaban

Oleh : Jaya Suprana | Minggu, 02 Juli 2017 - 16:27 WIB

Jaya Suprana. (Foto: IST)
Jaya Suprana. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Dua kali saya menyaksikan Barack Obama berpidato di Jakarta. Pada tanggal 10 November 2010 bertepatan dengan Hari Pahlawan Republik Indonesia, pertama kali saya menyaksikan Presiden Obama berpidato di hadapan para mahasiswa Universitas Indonesia di kampus Universitas Indonesia, Depok.

Kemudian pada tanggal 1 Juli 2017, untuk kedua kali saya menyaksikan mantan presiden USA, Barack Obama berpidato. Kali ini di hadapan ribuan hadirin Muktamar Diaspora Indonesia IV di megabalairung Kota Kasablanca.

Diaspora

Pidato tersebut merupakan yang pertama dilakukan Barack Obama di Asia setelah usai mengemban tugas sebagai presiden Amerika Serikat. Muktamar Diaspora Indonesia merupakan mahakarya Ketua Board of Trustees Indonesia Diaspora Network (IDN) Dr. Dino Patti Jalal yang pernah menjadi Dubes RI untuk Amerika Serikat di masa kepresidenan Barack Obama. Dino bangga mengakui bahwa TKI merupakan diaspora Indonesia yang mempersembahkan sumbangsih devisa terbesar bagi bangsa, negara dan rakyat Indonesia.

Dalam pidato di hadapan hadirin Muktamar Diaspora Indonesia IV di Jakarta , Barack Obama menyatakan bahwa kota Jakarta telah banyak berubah sejak dahulu Obama sempat sekolah di SD Santo Fransiskus Asisi di Tebet serra SDN Menteng 1 , Jakarta Pusat. Meski Obama juga mengakui belum sempat mengalami malapetaka kemacetan lalu lintas di Jakarta masa kini sebab kebetulan berkunjung ke Jakarta di masa Lebaran.

Perubahan Iklim

Di sisi lain, Presiden ke 44 Amerika Serikat berharap Indonesia belajar dari kesalahan negara-negara maju yang dinilai gagal menekan perubahan iklim. Indonesia harus berkomitmen menekan perubahan iklim serta bergerak dengan cepat untuk mengatasi hal tersebut. Upaya menekan perubahan iklim ibarat merawat tubuh yang harus dilakukan secara tekun dan konsisten.

Sayang tidak ada sesi tanya-jawab maka saya tidak sia dalam hal pluralisme serta toleransi multikultural yang membuat Indosempat bertanya pendapat Obama mengenai keputusan Trump untuk ke luar dari kesepakatan Paris tentang perubahan iklim planet bumi. Obama memuji Indonenesia terpandang di dunia masa kini. Obama mengharapkan generasi muda Indonesia mampu mengadaptasikan diri terhadap globalisasi abad XXI dalam membangun negara dan bangsa dengan semangat demokrasi.

Pancasila

Namun Obama mengingatkan bahwa semangat demokrasi akan gagal apabila pembangunan ekonomi dilakukan dengan keberpihakan kepada segelintir warga yang justru sudah memiliki kekayaan berlebih sementara wong cilik bukan saja dilupakan namun malah dikorbankan atas nama pembangunan.

Terkesan bahwa Obama benar-benar menghayati sukma makna bukan saja Bhinneka Tunggal Ika namun juga sila ke dua dan sila terakhir Pancasila yaitu Kemanusiaan Adil dan Beradab serta Keadilan Sosial untuk Seluruh Rakyat Indonesia.

Tidak percuma Barack Husein Obama II di masa kanak-kanak sempat sekolah di Indonesia selama empat tahun di mana sukma wahyu Pancasila sempat menyelinap masuk ke lubuk sanubari sang bocah yang kemudian menjadi presiden ke 44 Amerika Serikat.

Penulis, JAYA SUPRANA adalah pendiri Sanggar Pembelajar Kemanusiaan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bag Pictures Produksi Film Horor Kerjasama dengan Perusahaan Film Malaysia

Rabu, 18 September 2019 - 22:00 WIB

Bag Pictures Produksi Film Horor Kerjasama dengan Perusahaan Film Malaysia

Sepertinya film genre horor yang tengah digemari penikmat film menginpirasi Bagiono pemilik rumah produksi Bag Pictures.

Sutedja Sidarta Darmono, Presiden Direktur Jababeka Residence

Rabu, 18 September 2019 - 21:25 WIB

Sutedja Sidarta Darmono: Kedepan, Kawasan Timur Jakarta Akan Sangat Hebat

Melihat indikator dan potensi yang ada, dalam sepuluh tahun ke depan, kawasan Timur Jakarta diyakini bakal bersaing, bahkan melebihi wilayah Barat Jakarta.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Rabu, 18 September 2019 - 21:01 WIB

Kementerian PUPR Mendapat Alokasi Anggaran Rp 120,21 Triliun Pada Tahun 2020

Alokasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam RAPBN TA 2020 disetujui Komisi V DPR RI sebesar Rp 120,21 triliun.

Bukalapak Bermitra Dengan Pluang Sediakan Produk Investasi Cicil Emas

Rabu, 18 September 2019 - 20:41 WIB

Bukalapak Bermitra Dengan Pluang Sediakan Produk Investasi Cicil Emas

Melalui produk terbaru tersebut, pelanggan dapat mengikuti investasi mulai dari 1 gram emas dengan masa cicilan paling sedikit 3 bulan, sesuai harga yang ditetapkan saat awal pembelian.

Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara

Rabu, 18 September 2019 - 20:05 WIB

Kemenperin Bentuk Ekosistem Industri 4.0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah merumuskan pembentukan ekosistem industri 4.0. Ada lima poin mengenai manfaat dari ekosistem tersebut.