Bank BTPN dan PT BNP Paribas AM Teken Kerja Sama Tawarkan Solusi Investasi di Segala Kondisi

Oleh : Hariyanto | Rabu, 21 September 2022 - 17:46 WIB

Penandatanganan Kerja Sama Bank BTPN dan PT BNP Paribas AM
Penandatanganan Kerja Sama Bank BTPN dan PT BNP Paribas AM

INDUSTRY.co.id - Jakarta -  Perekonomian dunia mulai bangkit dari pandemi Covid-19 meski masih dihadapkan pada tingginya laju inflasi. Diprediksikan, pertumbuhan ekonomi dunia selama 1- 2 tahun ke depan terus mengalami penurunan karena masih menghadapi tantangan kenaikan suku bunga hingga meroketnya harga komoditas seperti energi dan makanan yang berakibat tertekannya daya beli konsumen. Oleh karena itu, masyarakat dunia, baik di negara maju maupun berkembang perlu bersiap menghadapi tantangan ini.

“Meskipun volatilitas pasar global saat ini tinggi, kondisi ekonomi Indonesia tampak lebih tangguh. Baik pasar modal, hingga, mata uang Rupiah cukup bertahan bahkan cenderung menguat di tengah sentimen global yang sedang terjadi.” jelas Priyo Santoso selaku Presiden Direktur PT BNP Paribas Asset Management  (PT BNP Paribas AM) pada acara Media Briefing Penandatanganan Kerja Sama Bank BTPN dan PT BNP Paribas AM di The Langham, Jakarta pada Rabu (21/9/2022).

Melalui kerja sama tersebut, Bank BTPN dan PT BNP Paribas AM bermitra untuk menawarkan solusi investasi guna mendukung kebutuhan investasi di segala kondisi. Dengan begitu, Bank BTPN kini menyediakan bagi para nasabahnya BNP Paribas Rupiah Plus untuk reksa dana pasar uang, BNP Paribas Prima II dan BNP Paribas Prima USD untuk reksa dana pendapatan tetap, dan BNP Paribas Pesona untuk reksa dana saham. 

Sementara itu, bagi nasabah yang ingin masuk ke pasar saham global, Bank BTPN juga menyediakan reksa dana saham syariah berbasis efek luar negeri yaitu BNP Paribas Cakra Syariah USD yang fokus berinvestasi ke pasar saham di negara maju seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang dan menerapkan proses pemilihan saham menggunakan filter ESG (Environment, Social, and Governance).

Melihat dinamika pasar yang terjadi saat ini, kenaikan harga komoditas seperti batu bara menguntungkan Indonesia sebagai negara net-exportir komoditas. Walaupun di saat yang sama, kita juga merupakan negara net-importir minyak sehingga mempengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang mengakibatkan gejolak inflasi.

“Kondisi ini sebetulnya dapat dilihat bukan sebagai short term pain melainkan long term gain bagi Indonesia. Meski akan ada dampak kenaikan inflasi dan tertekannya daya beli masyarakat dalam jangka pendek, kami mengharapkan laju inflasi sudah lebih normal pada 2023. Selain itu, kondisi anggaran pemerintah juga diperkirakan tetap kuat sehingga dapat menjaga kepercayaan investor kepada para pemangku kebijakan. Inilah yang menjadi modal bagi kesinambungan kepercayaan berinvestasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di jangka panjang.” imbuh Priyo.

Lebih lanjut terkait prospek mata uang, pergerakan Rupiah terhadap Dolar AS relatif stabil dibandingkan dengan mata uang asing lainnya. Priyo meyakini bahwa Rupiah yang stabil berkontribusi positif pada aliran portofolio karena investor asing dapat lebih fokus pada fundamental perusahaan karena dampak volatilitas mata uang dalam portofolio mereka menjadi lebih kecil. 

“Di tengah kondisi ekonomi yang kian dinamis ini, PT BNP Paribas AM  memilih untuk fokus pada investasi jangka panjang. Yang terpenting bagi kami adalah agar investor memahami kebutuhan dan bagaimana mencari momentum yang relevan dengan kondisi pasar. Hal ini kami wujudkan salah satunya melalui kerjasama kami dengan Bank BTPN untuk memperluas akses terhadap solusi investasi yang tepat.” ujar Priyo. 

Melihat kondisi ini, Head of Wealth Management Business Bank BTPN Helena mengatakan secara fundamental, ekonomi Indonesia saat ini masih memiliki peluang dan prospek yang sangat baik ke depannya. “Kita bisa melihat adanya data pertumbuhan PDB, aktivitas ekspor terutama komoditas energi, pendapatan negara yang terus berkembang dan ruang kebijakan yang masih luas, meskipun terdapat beberapa hal yang patut diwaspadai dalam berinvestasi di sisa akhir tahun 2022. Oleh karena itu, penting bagi investor untuk terus aktif memantau kondisi ekonomi dan pasar saat ini,” ungkap Helena.

Helena juga menegaskan untuk tetap berinvestasi sesuai profil risiko dan tujuan investasi agar tetap aman dan dapat mengatur portofolio investasi dengan sesuai.  “Pembagian investasi ini harus dibarengi dan disesuaikan dengan profil risiko kita, guna menemukan strategi investasi terbaik guna mencapai tujuan investasi kita.” ujarnya.

Strategi investasi yang bisa dilakukan investor di tengah masih adanya ketidakpastian, khususnya pada triwulan IV tahun 2022 yakni dengan melakukan diversifikasi dalam investasi pada beberapa kelas aset sebagai langkah memitigasi risiko. Pembagian porsi bisa dilakukan ke beberapa jenis investasi sesuai dengan profil risiko investor seperti pasar uang (deposito, reksa dana pasar uang), obligasi (obligasi pemerintah, reksa dana pendapatan tetap), dan saham (efek saham, reksa dana saham). 

“Kami berharap, hadirnya produk investasi ini semakin melengkapi produk wealth management guna menyediakan kebutuhan investasi dalam segala kondisi, yang sejalan dengan visi dan komitmen perusahaan untuk senantiasa memberikan layanan menyeluruh kepada nasabah di seluruh Indonesia,” tutup Helena. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala BKSJI Kemenperin Doddy Rahadi

Senin, 26 September 2022 - 18:40 WIB

Keren! Balai Besar Kemenperin Ciptakan Sistem Monitoring Kualitas Udara & Air Limbah Industri Terintegrasi Digital

Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Pencegahan Pencemaran Industri (BBSPJPPI) Semarang telah menciptakan sistem monitoring kualitas udara maupun air limbah industri yang terintegrasi…

Mitsubishi Xpander

Senin, 26 September 2022 - 18:30 WIB

Mitsubishi Sematkan Fitur 'Ajaib' yang Bikin Mobil Irit BBM

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) sudah melengkapi mobil Mitsubishi dengan fitur Eco Indicator yang dinamakan Eco Drive Assist dan Eco Drive Meter. Fitur ini sangat…

Mitsubishi New Xpander Cross

Senin, 26 September 2022 - 18:15 WIB

Ini Fitur yang Bikin New Xpander Cross Makin Sempurna

Mitsubishi New Xpander Cross tampil dengan peningkatan kualitas di berbagai fitur, keamanan dan kenyamanan, menghadirkan kombinasi sempurna antara keagresifan sebuah SUV dan pengalaman berkendara…

Presiden Jokowi

Senin, 26 September 2022 - 17:10 WIB

Presiden Jokowi Tegaskan Semua Sama di Mata Hukum Terkait Sejumlah Kasus Korupsi

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa proses hukum yang ada di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus dihormati oleh semua pihak karena semua warga negara sama di mata hukum. Hal tersebut…

Pelepasan produk IKM

Senin, 26 September 2022 - 15:44 WIB

Produk Singkong Beku IKM Binaan Ditjen IKMA Kemenperin Tembus Hingga Pasar Dunia

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya agar Industri Kecil Menengah (IKM) tanah air mampu berkontribusi dan berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan dengan menghasilkan…