Polemik Penentuan Tarif Masuk Taman Nasional Komodo Harus Berlandaskan Keilmuan dan Komunikasi Publik

Oleh : Kormen Barus | Rabu, 03 Agustus 2022 - 15:53 WIB

Taman Nasional Komodo (Foto:Kaskus)
Taman Nasional Komodo (Foto:Kaskus)

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Terhitung mulai 1 Agustus 2022, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memberlakukan tarif masuk ke Taman Nasional Komodo sebesar Rp3,75 juta per orang yang berlaku selama satu tahun baik untuk wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Tarif tersebut meningkat signifikan dibandingkan tarif sebelumnya Rp150.000 per orang untuk wisatawan mancanegara dan Rp75.000 untuk wisatawan dalam negeri, dan berlaku untuk satu hari.

Peneliti bidang ekonomi The Indonesian Institute (TII), Nuri Resti Chayyani, mengamati bahwa peningkatan tarif akan menurunkan tingkat kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Namun, hal tersebut tentunya merupakan keputusan yang sudah berlandaskan penelitian ilmiah, serta mengedepankan keberlangsungan sumber daya alam melalui konservasi.

"Dalam pemanfaatan sumber daya alam yang memprioritaskan konservasi dan kelestarian Taman Nasional Komodo, tentunya memerlukan landasan akademik yang matang agar tujuan tercapai. Setelah pertimbangan akademik dilakukan, dibutuhkan waktu untuk sosialisasi kepada masyarakat agar tidak ada selisih paham dengan pelaku wisata setempat." ujar Nuri dalam Siaran Pers TII hari Rabu (3/8).

Berdasarkan informasi yang telah beredar, disebutkan bahwa Pemprov NTT sudah menandatangani MoU dengan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Pemprov NTT juga menggandeng akademisi lingkungan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia, dan Universitas Nusa Cendana Kupang untuk riset. Hasil riset tim ahli lingkungan menunjukkan bahwa terjadi penurunan nilai jasa ekosistem di Pulau Komodo dan Pulau Padar. Kemudian, perlu adanya pembatasan pengunjung menjadi 200.000 orang per tahun yang semula 300.000 - 400.000 orang per tahun. Tak kalah penting, riset juga menghitung biaya yang dibutuhkan untuk konservasi di kedua pulau tersebut yaitu sekitar Rp2,9juta - Rp5,8juta per orang.

Nuri menambahkan, kenaikan tiket masuk wisata ke Pulau Komodo dan Pulau Padar tersebut merupakan tiket yang berlaku selama satu tahun. Tiket tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan Penerimaan Asli Daerah (PAD) yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat. Pemprov NTT sebaiknya mulai melakukan sosialisasi pada masyarakat terkait nilai tarif yang diberlakukan, seperti akan adanya pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, pengamanan, monitoring kawasan komodo, penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, hingga biaya petugas kesehatan.

"Komunikasi publik adalah hal yang penting sebelum menerapkan kebijakan agar tidak menimbulkan dampak kepada pelaku pariwisata akibat kenaikan tarif. Pemberlakuan satu harga akan memberikan eksternalitas negatif pada pasar dan akan memonopoli ekosistem wisata Taman Nasional Komodo terutama pada pelaku wisata. Diantaranya penurunan okupansi hotel, penurunan omzet UMKM setempat, dan hilangnya pekerjaan masyarakat yang bergantung pada wisata. Konsultasi dan pelibatan para pemangku kepentingan terkait, termasuk pelaku wisata, juga penting dilakukan, untuk mendapatkan dukungan kebijakan dan mengingat dampak kebijakan tersebut terhadap ekosistem dunia pariwisata. Dengan demikian, penerapan kebijakan ini juga harus direncanakan secara matang oleh pemerintah dan diterapkan dengan prinsip tata kelola yang baik, termasuk dalam aspek inklusi dan partisipasi dalam proses kebijakannya." tutup Nuri.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mentan SYL di HUT RI

Kamis, 18 Agustus 2022 - 07:59 WIB

Mentan SYL Sampaikan Terimakasih Kepada Para Petani

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyampaikan terimakasih atas perjuangan para petani yang selama ini terus berproduksi.

Kementan MoU dengan Nestle

Kamis, 18 Agustus 2022 - 07:09 WIB

Kementan Gandeng PT. Nestle Tingkatkan Produksi Susu di Indonesia

Dalam rangka meningkatkan produksi susu di Indonesia, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan menggandeng PT. Nestle Indonesia.

Penyanyi Cilik Farel Prayoga Sanggup Goyangkan Sejumlah Menteri Kabinet

Kamis, 18 Agustus 2022 - 06:08 WIB

Penyanyi Cilik Farel Prayoga Sanggup Goyangkan Sejumlah Menteri Kabinet

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 17 Agustus 2022, tidak hanya berlangsung khidmat, tapi juga meriah. Selain…

 Purnawirawan Angkatan Laut Gelar Upacara HUT RI 77 di KRI Semarang

Kamis, 18 Agustus 2022 - 06:00 WIB

Purnawirawan Angkatan Laut Gelar Upacara HUT RI 77 di KRI Semarang

Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) akan terus berkontribusi untuk bangsa," demikian disampaikan Ketua Umum PPAL Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji, S.E., M.M. kepada awak media sesaat…

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana

Kamis, 18 Agustus 2022 - 05:56 WIB

Kirab Budaya Kembali Meriahkan Peringatan HUT Kemerdekaan RI

Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) diawali dengan prosesi kirab budaya dari Monumen Nasional menuju Istana Merdeka, Jakarta, pada tanggal…