INDUSTRY.co.id - Tokyo - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menanggapi kabar perihal Mitsubishi yang ingin memindahkan produksi Colt L300 ke Filipina.
Hal tersebut disampaikan Menperin Agus saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu CEO Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Takao Kato, yang kala itu ditemani Executive VP MMC Yoichiro Yatabe, Division General Manager MMC Hiroyuki Egami, dan Indonesia desk MMC Hideki Miya.
"Saya marah besar mendengar Mitsubishi memindahkan produksi Colt L300 ke ke Filipina. Saya bertemu mereka di sini juga Maret lalu,” kata Menperin Agus seusai bertemu pimpinan Mitsubishi di Hotel Imperial, Tokyo, Selasa (26/7/2022).
Menperin Agus wajar merasa marah karena Mitsubishi Colt L300 merupakan mobil niaga yang sudah eksis di Indonesia selama 40 tahun dan melegenda.
Mitsubishi Colt L300 yang masuk dalam segmen kendaraan niaga ringan menjadi mobil terlaris di kelasnya. Tahun lalu, mobil ini menguasai 65 persen pasar dengan penjualan sebanyak 27.100 unit.
Mobil niaga dengan pangsa pasar terbesar, kenapa produksinya malah dipindah ke Filipina?
Ini yang membuat Menperin Agus tidak habis pikir. Menperin sudah menanyakan langsung ke MMC alasan mengapa produksi Colt L300 dipindahkan ke negara lain. Karena dengan demikian, untuk memenuhi permintaan Colt L300 dalam negeri, Indonesia terpaksa harus mengimpor dari Filipina. Padahal, saat ini, Indonesia malah ingin memperluas ekspor otomotif ke banyak negara.
Lebih lanjut, Menperin Agus mengungkapkan bahwa Mitsubishi sudah menjelaskan alasan pemindahan itu. Mitsubishi beralasan ingin memproduksi produk-produk baru otomotif berlambang Tiga Berlian itu di pabriknya di Indonesia. Namun, Agus Gumiwang tetap ngotot tidak ada negosiasi apa pun agar produksi Colt L300 kembali diproduksi di Indonesia.
"Akhirnya, MMC menyerah. Mulai tahun depan, Colt L300 akan diproduksi lagi di Indonesia, dan saya apresiasi,” terangnya.
Ditempat yang sama, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga menegaskan hal yang sama, bahwa Mitsubishi akan mengembalikan produksi Colt L300 di Indonesia.
“Saat ini Mitsubishi memproduksi Colt L300 di Filipina. Tapi kami sudah dapat kepastian Mitsubishi akan mengembalikan produksi Colt L300 di Indonesia,” katanya.
Selain menjanjikan produksi Colt L300 di Indonesia kembali, MMC juga akan memperbesar investasinya dengan mengalokasikan Rp 10 triliun untuk tahun 2022-2025. Salah satunya digunakan untuk membangun mobil listrik pada tahun 2023.
Di mata Takao Kato, Indonesia merupakan negara sangat penting buat Mitsubishi. “Pangsa besar Mitsubishi di Indonesia terbesar di dunia,” kata Kato.
Karena itu, MMC akan terus berkomitmen membangun industri otomotif di Indonesia.