Eterindo Berharap BEI Segera Buka Suspensi Perdagangan Saham ETWA

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 21 Juni 2022 - 18:47 WIB

Dari kiri ke kanan: Azwar Alinuddin, Corporate Secretary PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA), Eisen Wongso Wirya Surya, Presiden Direktur ETWA, dan Fransisco Jr. A. Colinares, Direktur ETWA, dalam acara paparan publik di Jakarta, Selasa (21/06/2022). (Foto: Bang Abe)
Dari kiri ke kanan: Azwar Alinuddin, Corporate Secretary PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA), Eisen Wongso Wirya Surya, Presiden Direktur ETWA, dan Fransisco Jr. A. Colinares, Direktur ETWA, dalam acara paparan publik di Jakarta, Selasa (21/06/2022). (Foto: Bang Abe)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) menggelar acara paparan publik (public expose) di Jakarta, Selasa (21/06/2022). Dalam acara tersebut manajemen ETWA menginformasikan mengenai kemajuan yang dialami perseroan setelah masuknya investor baru.

 

Fransisco Jr. A. Colinares, Direktur ETWA, mengemukakan, ada empat hal yang telah dilakukan investor baru di perseroan. Keempat hal tersebut adalah manajemen perseroan sudah melakukan penyelesaian gaji karyawan, manajemen perseroan sudah bernegosiasi untuk penyelesaian lahan yang dikuasai masyarakat.

 

“Manajemen perseroan juga sudah melakukan pendekatan dengan petani plasma dan masyarakat di sekitar kebun kelapa sawit untuk melakukan bagi hasil. Di samping itu, manajemen perseroan telah melakukan pembayaran uang muka untuk pembelian lahan sawit dan pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS),” papar Fransisco.

 

Fransisco menjelaskan, perseroan akan membangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) berkapasitas 45 ton per jam dengan nilai investasi Rp150 miliar. Agar PKS ini nantinya dapat beroperasi dengan mulus, maka manajemen juga berencana membeli lahan sawit untuk memperluas cakupan lahan sawit yang sudah dimiliki perseroan saat ini.

 

Sementara itu, Eisen Wongso Wirya Surya, Presiden Direktur ETWA, mengungkapkan, saat ini manajemen perseroan terus berusaha untuk menutup dan mengurangi beban perseroan. Itu dilakukan dengan mendorong kegiatan perdagangan produk-produk kimia.

 

“Karena itu, pada triwulan pertama tahun ini, kami dapat membukukan penjualan sebesar Rp20,6 miliar. Itu hasil dari penjualan produk-produk kimia yang kami lakukan pada tiga bulan pertama tahun ini,” papar Eisen.

 

Manajemen perseroan dapat melakukan penjualan produk-produk kimia karena hal tersebut dilaksanakan melalui anak usaha perseroan PT Anugerahinti Gemanusa yang bergerak dalam manufaktur dan perdagangan biodiesel serta berbagai produk kimia lainnya. Adapun anak usaha yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur, ini memiliki kapasitas produksi terpasang 140.000 metrik ton per tahun.

 

Eisen menjelaskan, jika dibandingkan dengan penjualan konsolidasi perseroan pada 2021 yang hanya sebear Rp3,7 miliar, maka kinerja penjualan ETWA per 31 Maret 2022 tersebut sudah termasuk luar biasa dan menjanjikan sebuah perubahan yang signifikan, terutama bagi para pemegang saham dan pihak-pihak yang berkepentingan.

 

“Karena itu, dengan penyelenggaraan paparan publik hari ini, manajemen perseroan berharap Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat membuka kembali suspensi perdagangan saham-saham perseroan,” imbuh Eisen.

 

Memang, manajemen ETWA berharap agar saham-saham ETWA dapat kembali diperdagangkan di BEI agar dapat menghindari ancaman delisting yang dijadwalkan pelaksanaannya pada Agustus 2022 mendatang. ***

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Perlu Pendekatan Agama, Agar Program Imunisasi di Provinsi Aceh Meningkat

Rabu, 06 Juli 2022 - 13:15 WIB

Perlu Pendekatan Agama, Agar Program Imunisasi di Provinsi Aceh Meningkat

Dalam upaya mencari solusi tentang cakupan imunisasi di Provinsi Aceh. Dalam hal ini Direktorat Pengelolaan Imunisasi dan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian…

Pelaku Ekonomi Kreatif di Kota Pariaman, Sumatra Barat (Foto: Kemenparekraf)

Rabu, 06 Juli 2022 - 13:00 WIB

Sandiaga Uno ingin Kota Pariaman Kembangkan Potensi Seni Pertunjukan, Kriya, Kuliner, dan Fesyen

Sebagai upaya untuk membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif di Kota Pariaman, Sumatra…

Ilustrasi tanaman Ganja

Rabu, 06 Juli 2022 - 12:59 WIB

Ada Penelitian Baru Manfaat Ganja, Komisi III: UU Narkotika Mendesak Direvisi Demi Kepentingan Medis

Anggota Komisi III DPR RI Romo H.R. Muhammad Syafi'i menegaskan Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika mendesak segera untuk direvisi mengingat adanya tuntutan perkembangan…

Ketum PWI Atal S Depari Apresiasi Program PWI Babel

Rabu, 06 Juli 2022 - 12:45 WIB

Ketum PWI Atal S Depari Apresiasi Program PWI Babel

Ketua Umum PWI Pusat Atal.S Depari mengapresiasi program PWI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2022 - 2027. Hal ini dikatakan Atal saat pelantikan dan pengukuhan Pengurus PWI Provinsi…

Penandatanganan MoU LPDB-KUMKM dengan Kejati Kaltim

Rabu, 06 Juli 2022 - 12:30 WIB

Teken MoU dengan Kejati Kaltim, LPDB-KUMKM Siap Optimalisasi Penyaluran Hingga Pengembalian Dana Bergulir

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur…