Sambut Ulang Tahun DKI Jakarta, P&G Indonesia dan Octopus Ekspansi Kelola Daur Ulang Sampah Plastik di Jakarta

Oleh : Hariyanto | Selasa, 21 Juni 2022 - 15:32 WIB

Jakarta, P&G Indonesia dan Octopus Ekspansi Kelola Daur Ulang Sampah Plastik di Jakarta
Jakarta, P&G Indonesia dan Octopus Ekspansi Kelola Daur Ulang Sampah Plastik di Jakarta

INDUSTRY.co.id - Jakarta - P&G Indonesia bersama dengan start up Octopus dan didukung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta secara resmi mengumumkan ekspansi ke wilayah DKI Jakarta guna mencapai skala dan menghasilkan dampak yang lebih besar melalui program Conscious Living.

Program ini merupakan kelanjutan dari program Conscious Living yang sebelumnya telah diluncurkan di wilayah Provinsi Jawa Barat pada bulan Oktober 2021 silam sebagai bentuk pertanggung jawaban P&G atas dampak bisnisnya terhadap lingkungan.

Dalam upaya mencari solusi dari penanggulangan sampah plastik dan memastikan bahwa tidak lagi ada sampah sachet, plastik multilayer, dan HDPE yang mengotori lingkungan, serta edukasi untuk peggunaan plastik secara bertanggung jawab, P&G Indonesia menyadari bahwa dapat diperlukan adanya kerjasama dengan berbagai pihak-pihak lainnya.

Memiliki visi dan misi yang selaras, melalui program Conscious Living P&G Indonesia memilih Octopus Indonesia sebagai platform ekonomi sirkular yang telah memiliki berbagai pengalaman dan telah berhasil dalam menanggulangi sampah dari hulu ke hilir. 

Nantinya, kemasan sachet atau multilayer dan plastik HDPE dari produk-produk P&G akan dikumpulkan oleh masyarakat provinsi DKI Jakarta atau konsumen P&G, para pengguna akan mengakses aplikasi mereka untuk menyetorkan sampah produk P&G dengan menghubungi pelestari Octopus melalui aplikasi.

Pelestari kemudian akan datang dan mengambil sampah kemasan produk yang sudah dikumpulkan dan dipilah oleh konsumen. ​​Selanjutnya, sampah tersebut akan diserahkan kepada pengusaha pengolah sampah dan sampah yang telah dikumpulkan ini akan di proses dan diolah menjadi sumber energi terbarukan sehingga tidak sampai ke Tempat Pembuangan Akhir.

Octopus Indonesia hadir untuk mengatasi permasalahan tersebut, Octopus Indonesia sendiri merupakan platform ekonomi sirkular yang didirikan oleh anak bangsa yang didirikan pada tahun 2018. Octopus menawarkan layanan  dimana  sampah plastik yang digunakan tidak berakhir ke tempat pembuangan sampah ataupun mencemari lingkungan, Octopus menjadi platform penggerak industri daur ulang yang mampu menjadi solusi para pelaku usaha meningkatkan aktifitas ekonomi sirkular serta menanggulangi permasalahan sampah di Indonesia.

Adapun yang berbeda dari layanan yang ditawarkan Octopus dengan platform serupa lainnya, para pengguna yang menyetorkan sampah plastiknya akan mendapatkan insentif dalam bentuk point, point tersebut dapat ditukarkan menjadi ragam insentif menarik dimulai dari pulsa, token listrik, bahkan para pengguna juga dapat menukarkan point mereka menjadi voucher kopi di berbagai merchant. Pengalaman menyenangkan yang ditawarkan Octopus ini yang membuat proses pengumpulan sampah menjadi berbeda dan menyenangkan. 

“Kami sangat senang sekali bahwa melalui program pertama kami di Jawa Barat, saat ini kami telah melebihi target 1 tahun kami hanya dalam jangka waktu 8 bulan. Dimana lebih dari 20 ribu penduduk di provinsi Jawa Barat telah menyetorkan 35,1 ton sampah plastik produk P&G ke partner kami, Octopus Indonesia," kata Ariandes Veddytarro, selaku Sustainability Champion P&G Indonesia yang dikutip INDUSTRY.co.id, Selasa (21/6/2022).

"Program Conscious Living di provinsi Jawa Barat juga telah menjangkau sebanyak 2.916 pelestari, di mana 54% pelestari merupakan perempuan, dan 54 diantarannya merupakan kaum disabilitas. Program ini pun telah terbukti memberikan dampak ekonomi yang baik bagi para penerima manfaat yaitu dengan memberikan pemasukan tambahan hingga Rp 350.000 - Rp 800.000 perbulannya," imbuhnya.

Dalam rangka menyambut ulang tahun DKI Jakarta yang ke 495, P&G Indonesia bersama dengan Octopus memberikan hadiah kepada Ibukota dengan turut hadir dan berpartisipasi untuk membantu menanggulangi permasalahan sampah di DKI Jakarta.

“Program ini adalah hadiah kami untuk ibu kota Jakarta, dimana kami berkomitmen untuk dapat mengelola 40 ton sampah plastik di DKI Jakarta serta melibatkan 30.000 masyarakat DKI Jakarta agar menjaga kelestarian lingkungan dengan menyetorkan sampah rumah tangganya, selain penanggulangan sampah kami pun memiliki target untuk menjangkau 3,500 Pelestari dari berbagai latar belakang profesi hingga kondisi ekonomi guna memberikan manfaat yang baik bagi kehidupan mereka” tambah Ariandes. 

“Kami sangat bangga bahwa Octopus bersama program Conscious Living dapat diperluas ke wilayah DKI Jakarta, selain turut bertanggung jawab untuk mengatasi sampah di DKI Jakarta, kami membuka luas kesempatan bagi para pihak yang terlibat untuk dapat merasakan manfaat dari nilai-nilai yang dihasilkan terhadap sampah yang dikumpulkan, pihak-pihak tersebut diantaranya adalah konsumen, pelestari dan para pengepul sampah," kata Moehammad Ichsan, Co-Founder dan CEO Octopus Indonesia.

"Kami berharap, melalui program ini semakin banyak pihak yang terdampak dan dapat terus berkembang ke wilayah lainnya. Tidak hanya itu, bersama dengan Octopus, program Conscious Living diharapkan dapat mendorong konsumen P&G Indonesia dan masyarakat DKI Jakarta untuk terus memberikan langkah nyata dalam menyelamatkan lingkungan” ujarnya.
 
Ir. H. Ahmad Riza Patria, M.B.A selaku Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta menyambut dengan berbahagia saat diluncurkannya Octopus dan program Conscious Living di wilayah DKI Jakarta “Saya mewakili seluruh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mendukung penuh kerjasama antara P&G Indonesia dan Octopus. Hingga saat ini kami memang terus berupaya untuk memfasilitasi masyarakat dan para pelaku usaha untuk mengelola sampah, memanfaatkan, serta mengembangkan hasil daur ulang," katanya

"Oleh karena itu, Program Conscious Living ini merupakan program yang selaras dengan misi kami dalam perihal pengelolaan sampah plastik di DKI Jakarta. Terimakasih kepada P&G Indonesia dan Octopus Indonesia yang telah memilih wilayah DKI Jakarta sebagai wilayah ekspansi pelaksanaan program Conscious Living. Kami berharap program ini dapat memberikan hasil yang kolektif kepada  semua pihak yang terlibat," ujarnya.
 
“Tentunya, program Conscious Living terus berkembang berkat dukungan dari pemerintah serta masyarakat. Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah  Provinsi DKI Jakarta serta partner kami, Octopus yang telah berperan penting dalam membantu kami mengimplementasikan nilai perusahaan kami yakni Force for Good, Force for Growth” tutup Ariandes.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Westlife

Senin, 04 Juli 2022 - 10:18 WIB

Westlife Siap Gelar Konser di Dua Kota di Indonesia, Catat Jadwal dan Harga Tiketnya

Boyband asal Irlandia, Westlife secara resmi mengumumkan konser di Indonesia yang bertajuk "Westlife The Wild Dreams Tour: All The Hits" pada tanggal 24 September 2022 di Sentul International…

Ketua MPR RI Dorong Lahirnya Perusahaan Digital Mining Baru Bangkitkan Perekonomian Nasional

Senin, 04 Juli 2022 - 10:01 WIB

Ketua MPR RI Dorong Lahirnya Perusahaan Digital Mining Baru Bangkitkan Perekonomian Nasional

Ketua MPR RI sekaligus Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan & Keamanan KADIN Indonesia Bambang Soesatyo menuturkan pandemi Covid-19 telah berdampak buruk pada beragam sendi kehidupan,…

Kehadiran Holding BUMN Farmasi di JIEXPO

Senin, 04 Juli 2022 - 09:54 WIB

Meriahkan Jakarta Fair 2022, Kemenkes Boyong Holding BUMN Farmasi di Event Ulang Tahun Kota Jakarta

Setelah vakum selama dua tahun karena pandemi Covid-19, Jakarta Fair 2022 kembali digelar. Bertempat di JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat, Pekan Raya Jakarta atau PRJ yang merupakan rangkaian dari…

Pembangunan Bendungan Jlantah

Senin, 04 Juli 2022 - 09:54 WIB

Selesai 2024, Bendungan Jlantah Akan Aliri Air 1.494 Ha Sawah di Karanganyar

Sebagai upaya meningkatkan tampungan air dan mendukung ketahanan pangan nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air terus membangun…

Minyak Goreng Curah (ilustrasi)

Senin, 04 Juli 2022 - 09:47 WIB

Kemenperin Catat Penyaluran MGCR Rata-rata Mencapai 81,72% dari Kebutuhan Bulanan Tiap Provinsi

Pada periode 1-30 Juni 2022, Kementerian Perindustrian mencatat pencapaian panyaluran program Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) rata-rata mencapai 81,72% dari kebutuhan bulanan di setiap provinsi.…