INDUSTRY.co.id - Jakarta - Harga Bitcoin saat ini dan kripto jajaran teratas terpantau mengalami pergerakan harga yang beragam pada perdagangan Kamis (16/6/2022) pagi. Mayoritas kripto jajaran teratas itu berhasil menguat dan keluar dari zona merah. Namun gejolak harga Bitcoin Cs masih belum stabil.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat (17/6/2022) pagi, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, harga Bitcoin saat ini melemah 8.36 persen dalam 24 jam, tetapi masih melemah 26,05 persen dalam sepekan.

Harga bitcoin saat ini berada di level USD 20.622,02 per koin atau setara Rp 329.5 juta (asumsi kurs Rp 14.695 per dolar AS).

Ethereum (ETH) juga berhasil menguat hari ini. Selama 24 jam terakhir, ETH naik 4,55 persen. Namun masih melemah 31,73 persen dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.230,33 per koin.

Menurut laporan Bloomberg, penyebab harga Bitcoin saat ini bergejolak adalah data inflasi Amerika Serikat pada Jumat (10/6/2022) lalu yang menggegerkan pasar, sehingga berdampak pada pasar kripto.

Harga Bitcoin merosot 12 persen menjadi 23.981 dollar AS (Rp 353 juta) per keping koin. Harga tersebut tercatat paling rendah sejak Desember 2020 lalu, atau 18 bulan terakhir.

Tak hanya Bitcoin, harga kripto lainnya juga merosot, karena aksi jual kripto yang berlanjut. Ethereum misalnya yang menjadi kripto terbesar kedua setelah Bitcoin, harganya turun 20 persen ke level terendah sejak Januari 2021.

Penurunan harga Ethereum menyusul pengumuman dari pengembang yang memutuskan untuk menunda implementasi "difficulty bomb", yaitu cara untuk meningkatkan jaringan ethereum dari sistem proof-of-work ke proof-of-stake.

Harga Avalanche, Solada, dan Dogecoin turut anjlok hingga 20 persen. Akibatnya, total kapitalisasi pasar kripto pada Senin pagi waktu AS tercatat senilai 1,02 triliun dollar AS. Padahal pada November 2021, kapitalisasi pasar kripto mencapai 3 triliun dollar AS.

Harga kripto juga diprediksi anjlok lagi jika harga Ethereum terus susut hingga harga 1.200 dollar AS (Rp 17,7 juta).

"Jika Ethereum terus turun sampai 1.200 dollar AS, prospek altcoin lainnya jadi lebih suram," kata Antoni Trenchev, salah satu founder dan Managing Partner pinjaman kripto, Nexo.

Di sisi lain, update harga kripto selanjutnya, yaitu Binance coin (BNB) juga turut menguat. Dalam 24 jam terakhir BNB naik 5,41 persen, tetapi masih anjlok 20,82 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga USD 229,17 per koin.

Kemudian Cardano (ADA) masih menguat sejak kemarin. Dalam satu hari terakhir ADA naik 13,07 persen, tetapi masih melemah 18,18 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,5311 per koin.

Adapun Solana (SOL) juga berhasil menguat pagi ini. Sepanjang satu hari terakhir SOL menguat 20,36 persen. Namun masih melemah 12,70 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 34,15 per koin.

XRP juga turut menguat tipis. XRP naik 8,65 persen dalam 24 jam terakhir, tetapi masih melemah 15,29 persen dalam sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,3407 per koin.

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen. Dengan begitu membuat USDT berada di level USD 0,9988. Sedangkan USDC dihargai USD 1,00.

Sedangkan Binance USD (BUSD) melemah 0,01 persen dalam 24 jam terakhir, tetapi harganya masih berada di level USD 1,00.

Inflasi AS tembus 8,6 persen

Melansir Kompas.com, inflasi AS naik hingga 8,6 persen pada Mei tahun ini, tertinggi sejak Desember 1981. Angka ini melebihi prediksi ekonom bulan lalu yang menaksir inflasi mencapai 8,3 persen akibat tingginya harga makanan dan energi.

Kondisi ini juga mendorong bank sentral AS, The Fed untuk menerapkan kebijakan moneter yang lebih agresif.

The Fed ditaksir akan menaikan suku bunga acuan setengah poin menjadi 1,5 persen, setelah pertemuan yang bakal digelar Rabu (15/6/2022).

Pada Mei lalu, The Fed juga sudah menaikan suku bunga setengah poin. Naiknya suku bunga ini dinilai mendorong sejumlah investor melakukan aksi jual kripto dengan mengalihkan kepemilikannya ke aset yang lebih jelas ketimbang kripto.

Praktik tersebut menurut CoinMarketCap, telah memangkas lebih dari seperempat miliar dollar AS dari total nilai pasar kripto.