INDUSTRY.co.id - Jakarta - Knight Frank Indonesia melakukan Indonesia Property Survey pada April 2022 yang merangkum pandangan terkini mengenai pasar properti di Indonesia, khususnya awal tahun 2022.
Sebanyak 16% responden menyatakan bahwa Penajam Paser Utara sebagai calon IKN (Ibu Kota Negara) menjadi salah satu kota potensial untuk investasi properti.
Sementara itu, 73% responden mengatakan bahwa pindahnya Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Penajem Paser Utara, Kalimantan Timur tidak akan berdampak banyak terhadap pertumbuhan pasar properti di Jakarta, khususnya dari segi harga.
54% responden juga menilai hal tersebut tidak akan berpengaruh negatif terhadap tingkat okupansi properti di Jakarta.
“Pengembangan IKN diprediksi tidak akan berpengaruh signifikan dalam jangka pendek terhadap pertumbuhan properti di Jakarta, baik dalam sisi pasokan, permintaan, harga, maupun tingkat hunian. Kawasan Jabodetabek, khususnya Jakarta, akan tetap menjadi poros untuk beragam kegiatan bisnis dan investasi properti," kata Willson Kalip, Country Head, Knight Frank Indonesia di Jakarta (2/6/2022).
Optimisme akan terus bertumbuhnya sektor properti di Jakarta juga tercatat dari tidak akan terpengaruhnya jumlah pasokan (68%) ataupun permintaan (63%) properti di Jakarta.
Sebagai tambahan, sektor residensial dan perkantoran juga diprediksi akan terbangun paling awal di pengembangan IKN.
Fasilitas logistik dan industri, hotel, serta ritel juga dinilai perlu dibangun pada tahapan awal.
Indonesia Property Survey juga mencatat beberapa kota lain yang potensial untuk investasi properti 3-5 tahun kedepan.