INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mengumumkan kinerja keuangan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2022. ICBP mencatatkan pertumbuhan penjualan neto konsolidasi sebesar 14% menjadi Rp17,19 triliun dari Rp15,09 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Meksipun laba usaha turun 7% menjadi Rp3,53 triliun dari Rp3,82 triliun karena kenaikan harga berbagai komoditas, ICBP masih membukukan marjin laba usaha yang sehat sebesar 20,6% dibandingkan dengan 25,3% di kuartal pertama tahun 2021.
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik sekitar 12% menjadi Rp1,94 triliun dari Rp1,74 triliun pada kuartal pertama tahun lalu.
"Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan sehubungan dengan naiknya harga-harga bahan baku sebagai imbas dari situasi ekonomi global, ICBP mengawali tahun 2022 dengan kinerja yang positif," kata Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP yang dikutip INDUSTRY.co.id, Rabu (1/6/2022).
"Seiring dengan upaya kami untuk menghadapi dinamika kondisi perekonomian dan geopolitik yang sedang terjadi, prioritas kami di tahun ini adalah terus memberikan kinerja yang baik dengan mempertahankan keseimbangan antara pertumbuhan volume penjualan dan profitabilitas serta posisi keuangan yang sehat," imbuhnya.
Asal tau saja, ICBP merupakan salah satu produsen produk konsumen bermerek dengan kegiatan usaha yang terdiversifikasi, antara lain mi instan, dairy, makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi dan makanan khusus, serta minuman.
Selain itu, ICBP juga menjalankan kegiatan usaha kemasan yang memproduksi kemasan fleksibel maupun karton untuk produk-produk kami. Perseroan menawarkan berbagai pilihan produk solusi sehari-hari bagi konsumen di segala usia dan segmen pasar, melalui lebih dari 30 merek produk terkemuka.
Kegiatan operasional perusahaan juga didukung oleh lebih dari 60 pabrik yang tersebar di berbagai wilayah utama di Indonesia. Didukung oleh jaringan distribusi Indofood yang ekstensif di Indonesia, sehingga dapat memenuhi permintaan konsumen dengan lebih efisien. Selain di Indonesia, ICBP juga mengekspor produk-produknya ke berbagai negara di dunia.
Sebagai bagian dari strategi pengembangan kegiatan usahanya, ICBP mengakuisisi Pinehill Company Limited, produsen mi instan yang memiliki lebih dari 20 pabrik berlokasi di Afrika, Timur Tengah dan Eropa Tenggara yang menempatkan ICBP sebagai salah satu produsen mi instan terbesar di dunia dengan pangsa pasar yang kuat secara global.