Employee Benefits adalah Faktor Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Oleh : Hariyanto | Senin, 30 Mei 2022 - 10:00 WIB

Ilustrasi wanita dalam bekerja
Ilustrasi wanita dalam bekerja

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Seperti yang kita tahu, karyawan merupakan salah satu elemen yang penting bagi keberlangsungan suatu perusahaan. Gaji pokok memang merupakan kewajiban yang harus perusahaan berikan kepada karyawannya untuk meningkatkan motivasi kerja serta pemenuhan kebutuhan karyawan. 

Selain gaji utama, perusahaan juga perlu memberikan tunjangan atau yang bisa kita dengar dengan ‘employee benefits’. Secara garis besar, employee benefits adalah cara perusahaan untuk mempertahankan karyawannya.  

Bahkan pada beberapa negara, pemerintahnya mewajibkan perusahaan untuk memberikan employee benefits sebagai kewajiban perusahaan sebagai pemberi pekerjaan. 

Namun nyatanya, masih banyak perusahaan yang ragu dalam memberikan tunjangan tersebut. Mengapa? Karena anggaran dan biaya yang perlu perusahaan keluarkan untuk memberikan tunjangan tidaklah sedikit. 

Hal ini yang membuat  HR wajib menggunakan software HRM untuk mengelola anggaran biaya dan tunjangan pegawai. Oleh karena itu, mari kita bahas lebih dalam mengenai bagaimana employee benefits ini dapat memberikan keuntungan untuk perusahaan Anda!

Pentingnya Employee benefits

Employee benefits adalah suatu kompensasi, fasilitas, atau keuntungan di luar gaji utama yang perusahaan berikan sesuai dengan perjanjian atau kontrak kerja karyawan. 
Sifat tunjangan ini adalah non-tunai. Jadi, employee benefits ini tidak hanya mengenai gaji bulanan, bonus tahunan, atau tunjangan hari raya. 

Namun, terdapat komponen lainnya sesuai dengan tujuan bisnis perusahaan serta kebutuhan karyawannya. Secara singkat, employee benefits ini merupakan tambahan penghasilan di luar gaji pokok yang karyawan terima dalam setiap periodenya. 

Karena ini adalah penghasilan tambahan, tunjangan antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya tentu akan berbeda-beda. Hal ini tentunya juga dapat  menjadi kunci bagi tim HRD untuk menarik calon-calon potensial yang akan bekerja pada suatu perusahaan. 

Di Indonesia sendiri, employee benefits yang pemerintah tetapkan yaitu perusahaan sebagai pemberi kerja wajib untuk memberikan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan bagi para karyawannya. Pemberian benefit ini bertujuan untuk menjaga kesejahteraan dan meningkatkan loyalitas karyawannya.

Pentingnya Employee Benefits dalam Perusahaan

Perlu Anda ingat bahwa perusahaan dan karyawannya memiliki hubungan yang saling terkait . Sebab,  karyawan merupakan salah satu aset terpenting bagi perusahaan untuk mencapai tujuan bisnisnya. Tidak hanya itu, perusahaan juga merupakan tempat bagi karyawan untuk mencapai kesejahteraan baik bagi dirinya sendiri maupun keluarganya.

Hal ini tentunya akan berpengaruh pada citra perusahaan itu sendiri. Ketika perusahaan memiliki citra yang memperhatikan kesejahteraan karyawannya, para  terbaik akan berbondong-bondong melamar pekerjaan. Sehingga, secara tidak langsung pemberian benefit kepada karyawan juga dapat mempermudah proses rekrutmen untuk  mendapatkan kandidat potensial.

Oleh karenanya, sangat penting bagi perusahaan untuk dapat meningkatkan ‘simbiosis mutualisme’ ini. Dengan memberikan program employee benefits terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan, tentunya karyawan juga akan lebih semangat dalam  memberikan kinerja terbaiknya untuk perusahaan.

Jenis-jenis Benefit untuk Karyawan

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, karyawan dan bisnis saling membutuhkan. Ingatlah bahwa Anda perlu menjaga hubungan yang baik dengan karyawan Anda. 
Sebab, tanpa karyawan, perusahaan tidak dapat menjalankan bisnis dan mencapai tujuan utamanya. Berikut ini merupakan jenis-jenis benefit yang dapat Anda pertimbangakan untuk diberikan ke karyawan Anda:

1. Makan Siang dan Transportasi
Beberapa perusahaan juga memberikan tunjangan berupa transportasi dan makanan bagi para karyawannya. Bentuknya tentu berbeda tergantung kebijakan setiap perusahaan. 

Pada umumnya,  jeni-jenis benefit untuk karyawan yang satu ini umumnya dengan memberikan kendaraan dinas atau catering makan bagi pegawai.

Tujuan perusahaan yang menyediakan makan siang adalah untuk menjaga asupan makanan karyawannya. Sehingga karyawan dapat bekerja dengan baik dan tidak mudah sakit. Sedangkan, tunjangan promosi ini berfungsi untuk mengurangi beban transportasi  pada karyawan.

2. Jaminan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Karena kesehatan karyawan dan keluarganya merupakan salah satu faktor utama yang menjadi perhatian perusahaan, maka perusahaan biasanya memberikan pelayanan kesehatan kepada karyawan dan keluarganya dengan tujuan untuk menjaga produktivitas kerja. 

Tujuan pemberian tunjangan ini adalah untuk antisipasi atas risiko kecelakaan kerja yang membahayakan kesehatan dan keselamatan karyawan.

Saat ini, pemerintah Indonesia juga telah mewajibkan perusahaan untuk mengasuransikan karyawannya dengan BPJS Kesehatan. Syarat dan batasan dari klaim medis tidak selalu sama untuk semua karyawan. 

Sebagai aturan umum, periode dan batasan kualifikasi disesuaikan dengan jabatan dan masa kerja karyawan di dalam perusahaan.

3. Benefit Waktu
Jam kerja normal perusahaan yakni delapan jam sehari dari pukul delapan atau sembilan pagi sampai pukul lima sampai enam sore. 

Dengan perkembangan zaman yang semakin cepat, para pekerja menjadi bisa memilih jam kerja yang lebih fleksibel tanpa selalu bekerja selama delapan jam. 

Umumnya, perusahaan yang menawarkan waktu fleksibel terutama berasal dari perusahaan rintisan yang didominasi oleh anak muda.

4. Layanan Konseling Karyawan 
Pentingnya kesehatan mental belakangan ini mulai disadari oleh banyak orang. Begitu pula dalam ruang lingkup perusahaan. 

Karyawan yang memiliki kondisi mental yang sehat dapat bekerja lebih baik dibandingkan karyawan yang mengalami stres. 

Ironisnya, tekanan pekerjaan dan job load yang banyak justru salah faktor yang membuat karyawan stress atau mengalami burnout. Untuk mengatasi hal ini, perusahaan dapat menyediakan benefit berupa pelayanan konseling kepada karyawan.

Apa Manfaat Memberikan Benefit Kepada Karyawan?

Setelah mengetahui kumpulan informasi di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa employee benefits merupakan aspek penting yang harus perusahaan prioritaskan.

Selain itu, implementasi dan eksekusinya juga sangat bermanfaat bagi kedua pihak. Secara lebih jelas, manfaat employee benefits adalah sebagai berikut:

1. Menekan Angka Employee Turnover 
Semakin lama karyawan bekerja pada suatu perusahaan tertentu, maka akan semakin tinggi juga tingkat retensi perusahaan tersebut. 

Namun sebaliknya, tingkat turnover perusahaan akan semakin rendah. Employee benefits ini dapat membuat karyawan terbaik berpikir berkali-kali apabila ingin mengajukan resign dan atau pindah ke perusahaan lain. 

Sebab, mereka akan kehilangan sejumlah manfaat yang pastinya menguntungkan dari perusahaan jika banyak karyawan yang resign di perusahaan tersebut.

2. Meningkatkan Retensi 
Dengan memberikan berbagai jenis tunjangan dan benefit, karyawan tentunya akan merasa nyaman dan loyal pada suatu perusahaan yang ia tempati.

Ketika tingkat retensi karyawan menurun, tingkat retensi perusahaan secara otomatis meningkat. Seiring dengan peningkatan retensi tersebut, tim HRD dapat lebih fokus pada pengembangan strategi lain daripada hanya menangani lowongan kosong yang ditinggalkan oleh karyawan yang resign. 

3. Menjaga Keberlangsungan Perusahaan 
Pegawai merupakan sumber daya paling penting dalam perusahaan dan tentunya penting bagi perusahaan untuk menjaganya dengan semaksimal mungkin. 

Dengan memberikan tunjangan yang tepat, maka keberlangsungan perusahaan juga otomatis akan lebih terjaga. Sebab, karyawan yang berperan sebagai penggerak perusahaan akan terus berperan aktif dan produktif dalam mengembangkan perusahaan. 

4 Strategi Employee Benefits yang Sesuai untuk Perusahaan

Bagi perusahaan, employee benefits merupakan salah satu instrumen untuk mendapatkan aset yang berharga, yakni karyawan. 

Bisa dikatakan dalam employee benefits menginvestasikan modalnya untuk mendapatkan orang-orang terbaik, yang mana nanti diharapkan mampu menjalankan visi dan misi perusahan dan dapat meraih keberhasilan dalam suatu perusahaan tersebut.

Dalam hal ini perusahaan menjadikan instrumen employee benefits sebagai salah satu strategi. Penentuannya pun diharapkan bisa berpihak pada perusahaan dan sekaligus memenuhi apa yang karyawan harapkan.

Jadi tidak serta merta mengacu pada apa yang karyawan inginkan, melainkan juga mempertimbangkan dari sisi apa yang perusahaan harapkan dan kemampuan finansialnya. Berikut adalah strategi dalam membentuk comben di perusahaan.

1. Buat Rencana Strategis Perusahaan Jangka Panjang
Sebelum memutuskan paket comben atau hal lain yang bersifat pengeluaran, tentu perusahaan akan menyesuaikannya dengan rencana jangka panjang bisnis perusahaan.

Sebagai contoh, misalnya di awal perusahaan menawarkan upah minimal dan benefit yang biasa saja. Seiring pertumbuhan perusahaan dan kinerja karyawan, perusahaan akan menaikkan upah dan menambahkan comben yang menjadi hak karyawan tersebut.

Namun jangan lupa, pikirkan juga ketika di masa depan terjadi perubahan kondisi seperti akuisisi, pemberhentian geografis, downsizing, dan juga fluktuasi keuntungan.

2. Lakukan Survey Agar Mengetahui Nilai Pasar
Jangan malas melakukan survey terhadap kebutuhan dan permintaan karyawan yang terbagi dalam berbagai usia, industri, hingga gender, karena hal tersebut dapat membantu Anda dalam menentukan comben yang sesuai dengan perusahaan (mulai dari aspek nilai hingga budget).

Apalagi untuk pengupahan, Anda harus pintar dalam merancang dan menawarkan upah kepada calon karyawan Anda dengan memastikan berapa yang ditawarkan oleh kompetitor Anda.

3. Perhatikan Keberagaman Angkatan Kerja dalam Preferensi Benefit
Mungkin perusahaan Anda memiliki keberagaman usia angkatan kerja yang memiliki preferensi dalam benefit.

Atau, Anda dapat melihat preferensi yang cocok untuk setiap angkatan kerja di perusahaan Anda. Itu adalah sebuah insight yang bagus, dan akan sangat bijak jika Anda dapat memberikan benefits yang sesuai dengan kebutuhan usia mereka.

Sebagai contoh, biasanya para karyawan berusia muda akan lebih senang dengan pembayaran langsung dalam program pensiun, sedangkan para karyawan yang berusia senior akan berpikir sebaliknya.

Sedangkan karyawan dengan cacat tubuh atau memiliki orangtua tunggal, mereka cenderung lebih senang dengan jam kerja yang lebih fleksibel.

4. Strategi Kompensasi Total
Tujuan utama dari penyusunan kompensasi adalah untuk mengintegrasikan gaji dengan insentif dan benefit dalam satu kelompok. Kalau bisa, pilihlah comben yang bisa dipadukan dan dijalankan bersamaan.

Contohnya program pensiun dimana program ini bisa saja dinilai tidak terlalu berpengaruh bagi para karyawan dalam kinerja harian mereka. Ini dikarenakan benefit yang akan diterima oleh karyawan dari dana pensiun masih sangat lama.

Kesimpulan

Singkatnya, sebagai karyawan, penting untuk Anda memahami dasar-dasar yang terkait dengan employee benefits. Hal ini supaya waktu yang telah Anda habiskan dalam perusahan menjadi tidak sia-sia. 

Bagi pelaku bisnis, benefit tersebut menjadi salah satu bentuk penghargaan bagi para karyawan. Sebab, tidak ada yang salah dengan meningkatkan kesejahteraan karyawan yang telah bekerja keras untuk memajukan bisnis Anda.

Oleh karenanya, tim HRD juga perlu menyusun strategi pemberian employee benefits dengan sebaik mungkin. Maka dari itu, perusahaan dapat mempercayakan sistem pengelolaan dan administrasi karyawan kepada Talenta by Mekari. 

Otomatiskan tugas HR dan administrasi karyawan Anda dengan HR Software dan Aplikasi Payroll Terlengkap untuk enterprise di Indonesia!

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Bitcoin

Minggu, 03 Juli 2022 - 20:00 WIB

Simak! Berikut Panduan Lengkap Analisa Teknikal Bitcoin dan Saran Indodax Untuk Investor

Analisa teknikal Bitcoin menjadi salah satu kunci dalam investasi. Hal ini agar para investor dapat tetap meraih untuk meskipun pasar kripto tengah bergejolak. Saat ini, harga bitcoin menyentuh…

Industri 4.0 di sektor industri

Minggu, 03 Juli 2022 - 19:35 WIB

Kemenperin Pastikan Teknologi Industri 4.0 di Seluruh Rantai Pasok Manufaktur Terus Berjalan

Akselerasi revolusi industri 4.0 yang dicanangkan melalui Peta Jalan Making Indonesia 4.0 terus berjalan. Sektor manufaktur didorong bertransformasi menggunakan teknologi digital di seluruh…

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Minggu, 03 Juli 2022 - 18:00 WIB

Ketua MPR RI Juara Pertama Best of The Best Eksekutif Kejuaraan Menembak Jaksa Agung Cup

Ketua MPR RI sekaligus Dewan Penasihat Persatuan Berburu dan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin) Bambang Soesatyo berhasil menyabet Juara Pertama Best of The Best Kelas Eksekutif Kejuaraan…

Peletakan Batu Pertama Gedung Keuskupan Merauke oleh Kementerian PUPR

Minggu, 03 Juli 2022 - 16:04 WIB

Peletakan Batu Pertama Gedung Keuskupan Merauke oleh Kementerian PUPR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) memulai pembangunan gedung Keuskupan Merauke di Jalan Raya Mandala, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Secara seremoni pembangunan infrastruktur…

Menperin Agus Sidak Distributot Minyak Goreng Curah Bersubsidi

Minggu, 03 Juli 2022 - 15:25 WIB

Kemenperin: 130 Perusahaan CPO dan MGS Sudah Daftar di SIMIRAH 2.0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, hingga 1 Juli 2022, sebanyak 130 perusahaan sudah mendaftar ke dalam Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH) 2.0.