Benang Merah Disiplin Dan Berbahasa Disiplin

Oleh : Bintang Handayani | Kamis, 19 Mei 2022 - 16:33 WIB

Bintang Handayani, Ph.D, Dosen dan Peneliti Senior di President University, Cikarang (Foto Dok Industry.co.id)
Bintang Handayani, Ph.D, Dosen dan Peneliti Senior di President University, Cikarang (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Rabu cerah di Jakarta Raya, duduk kembali di tempat favorit dengan teh hangat citrus mint. Kesulitan menerjemahkan citrus mint saya putuskan untuk menulisnya dengan cetak miring, berikut kajian, benang merah disiplin dan berbahasa disiplin yang terlintas dipikiran saya beberapa tahun yang lalu, semoga masih relevan.  

Disiplin menjadi masalah bagi kebanyakan orang, tak sedikit putus asa dengan tegasnya nadi dari kata tersebut. Disiplin menjadi kata yang populer didengar, dan sering tertulis di bagian bawah buku tulis baru, hadiah dari orang tua kepada anaknya pada tahun ajaran baru; populer bagi generasi yang bersekolah di tahun 80an hingga tahun 90an. Khas menjadi hiasan buku dibagian bawah bagi yang membaca sekilas. Secara tak langsung kata-kata bernada disiplin di buku tulis tersebut membentuk karakter bagi yang membacanya dengan betul dan saat yang tepat. Generasi yang pernah dididik oleh generasi kelahiran tahun 40an-69an akan ingat betul ketika ketidakpahaman suatu hal dijawab oleh guru atau orang tuanya dengan pertanyaan khas yang membuatnya malah menjadi harus berpikir keras. 

Salah satu penerapan disiplin yang paling tak kasat mata adalah disiplin berbahasa. Disiplin berbahasa terkait dengan struktur penyusunan kalimat, sering dianggap agak kaku. Berbahasa disiplin melekat dengan kelenturan konsep santun, tepat mengikut struktur penyusunan kalimat, namun tetap indah, elok didengar, berbasis penempatan nada ajek senadi dengan turun-temurun kultur. Secara sederhana disiplin berbahasa bersifat kaku, itu sebab ketika penutur menerapkan disiplin berbahasa menjadi gurauan rekan yang mendengar, kurang akrab didengar. Di sisi lain, berbahasa disiplin kurang populer, namun kukuh digunakan oleh para penjaga kultur yang berusaha maju mengikut zaman tanpa menghilangkan identitas dan nadi baik pelestarian peninggalan sejarah.    

Berbeda dengan kontekstual definitif disiplin secara umum, disiplin berbahasa lebih cair. Disiplin berbahasa (dan berbahasa disiplin) menjadi tolak ukur dari peradaban manusia dan karakter bangsa, elemen pembentukan bangsa berbudaya dan budaya bangsa. Selalunya berbahasa disiplin memiliki kecakapan disiplin berbahasa. Disiplin berbahasa (dan berbahasa disiplin) melahirkan kecakapan berkomunikasi dan hal tersebut cenderung melekat erat dengan kualifikasi. Dengan demikian, disiplin berbahasa merupakan bagian dari kecakapan berbahasa. Kecakapan berbahasa menjadi penting namun biasanya terlepas pandang disebabkan keabsenan disiplin dan berbahasa disiplin. Hal ini disebabkan pandangan yang mentolerir ketidakcakapan berbahasa. Sepanjang orang mampu menangkap pesan-pesan komunikasi maka formalitas penerapan disiplin berbahasa dikesampingkan. Senadi, disiplin kadang menjadi fenomena menyebalkan bagi peserta didik dalam proses pembentukan generasi muda, khususnya penerapan disiplin berbahasa tertulis. 

Secara umum, disiplin berbahasa (berbahasa disiplin) bersifat universal, terkait dengan kecakapan berkomunikasi,  dan yang paling kasat mata adalah komunikasi tertulis. Kecakapan berkomunikasi merujuk pada 4 kecerdasan komunikasi, biasanya diuji di perguruan-perguruan yang bertujuan memanusiakan manusia, di sekolah atau kampus. 4 kecerdasan komunikasi tersebut adalah membaca,  menulis, mendengar, dan berbicara. Disisi lain, kualifikasi merujuk pada validitas penerapan kecakapan tersebut, yang biasanya eksplisit tergambar di ijazah yang diberikan oleh institusi pendidikan formal kepada peserta didik. Individu yang memiliki kualifikasi menjadi cakap dan memiliki keahlian mendalam pada bauran ilmu kaji spesifik melekat dengan kecerdasan berbahasa. Itu sebab mengapa lulusan jurusan pertanian mungkin ada yang bekerja di bidang penyiaran atau bidang kelautan. Tidak mengklaim kebenaran hakiki atas pandangan kelayakan studi tertera di kualifikasi sepatutnya linier. Namun demikian, disiplin berbahasa (berbahasa disiplin) dapat menjadi motor dasar kualifikasi untuk muncul ke permukaan, menjadi kompetitif, berdiri di dalam kotak hakiki kemampuan manusia yang cakap, bertujuan untuk mengimbangi struktur ukur manusia cerdik pandai. 

Struktur ukur manusia cerdik pandai inilah yang akan membawa segala macam profesi menjadi profesional dan kompetitif. Disiplin berbahasa (berbahasa disiplin) tersorot di institusi formal dan media massa, menjadi tolak ukur dan perwakilan kepekaan akan kecakapan berbahasa. Itu sebab dalam kompetisi global kecakapan berbahasa menjadi elemen penting. Hal ini mengindikasikan pentingnya pelajaran bahasa Indonesia. Di negara tertentu ada yang tidak memberikan penawaran belajar di pusat perguruan jika tak cakap dalam berbahasa tertentu. Hal lainnya fakta tentang bahasa Inggris sebagai medium bahasa paling popular digunakan oleh masyarakat dunia. Mengambil hal baik lainnya tentang fakta bahasa Inggris menjadi medium komunikasi global, bahasa Inggris dan beberapa bahasa asing lain yang dijadikan bahasa internasional, dikatakan sebagai bahasa yang memiliki nadi disiplin; contohnya tiga bentuk dasar tenses dalam bahasa Inggris. Jika ada tekanan untuk mampu menguasai bahasa asing tertentu, sepatutnya disiplin berbahasa ditekankan sebagai bagian dari budaya bangsa, diperhatikan, dan menjadi prioritas.

Disiplin berbahasa (berbahasa disiplin) mengalirkan nadi baik pada bangsa berbudaya. Disiplin berbahasa (berbahasa disiplin) selayaknya (kembali) menjadi prioritas, (akan kembali) melahirkan masyarakat cakap berbahasa. Masyarakat cakap berbahasa secara bersamaan akan menjadi masyarakat yang disiplin. Untuk itu, guru bahasa Indonesia selayaknya (kembali) menjadi elemen penting pembentuk rencana jangka panjang suatu bangsa. Jurusan guru bahasa Indonesia harus menjadi jurusan bergengsi, diciptakan sama pentingnya dengan pendidikan ilmu alam dan ilmu sosial lainnya. Untuk menjadi guru bahasa Indonesia harus memiliki kecakapan akademik dibidangnya; selayaknya melalui tapis saringan ketat, sama halnya untuk profesi Dosen untuk perguruan tinggi. Dosen di perguruan tinggi juga selayaknya memiliki kecakapan disiplin berbahasa (berbahasa disiplin). Semoga bermanfaat.

Oleh: Bintang Handayani, Ph.D, Dosen dan Peneliti Senior.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Saat melepas tim relawan, Direktur Polbangtan Malang, Setyabudi Udrayana berpesan agar dapat menjalankan tugas dengan baik

Senin, 04 Juli 2022 - 10:34 WIB

Tangani PMK di Tulungagung, Kementan Turunkan Tim Relawan

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjamin pelaksanaan kegiatan Iduladha akan berjalan aman dan lancar meski di tengah wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) pada hewan ternak…

 Elnusa Petrofin Gelar Khitanan Massal untuk Anak-anak di Pontianak

Senin, 04 Juli 2022 - 10:30 WIB

Ulang Tahun ke 26, Elnusa Petrofin Gelar Khitanan Massal untuk Anak-anak di Pontianak

PT Elnusa Petrofin Anak Usaha PT Elnusa Tbk (ELSA) melalui Petrofin Peduli kembali menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rangka rangkaian Syukuran Hari Ulang Tahun Perusahaan…

Westlife

Senin, 04 Juli 2022 - 10:18 WIB

Westlife Siap Gelar Konser di Dua Kota di Indonesia, Catat Jadwal dan Harga Tiketnya

Boyband asal Irlandia, Westlife secara resmi mengumumkan konser di Indonesia yang bertajuk "Westlife The Wild Dreams Tour: All The Hits" pada tanggal 24 September 2022 di Sentul International…

Ketua MPR RI Dorong Lahirnya Perusahaan Digital Mining Baru Bangkitkan Perekonomian Nasional

Senin, 04 Juli 2022 - 10:01 WIB

Ketua MPR RI Dorong Lahirnya Perusahaan Digital Mining Baru Bangkitkan Perekonomian Nasional

Ketua MPR RI sekaligus Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan & Keamanan KADIN Indonesia Bambang Soesatyo menuturkan pandemi Covid-19 telah berdampak buruk pada beragam sendi kehidupan,…

Kehadiran Holding BUMN Farmasi di JIEXPO

Senin, 04 Juli 2022 - 09:54 WIB

Meriahkan Jakarta Fair 2022, Kemenkes Boyong Holding BUMN Farmasi di Event Ulang Tahun Kota Jakarta

Setelah vakum selama dua tahun karena pandemi Covid-19, Jakarta Fair 2022 kembali digelar. Bertempat di JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat, Pekan Raya Jakarta atau PRJ yang merupakan rangkaian dari…