INDUSTRY.co.id - Seiring dengan melandainya kasus aktif Covid-19 di Indonesia dinilai dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, terutama di sektor pariwisata.
Maka dari itu, Generasi Pesona Indonesia (GenPI), yang merupakan bagian dari komunitas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, berkomitmen untuk mendukung pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif di Solo Raya usai pandemi Covid-19.
"Di Solo sudah kental dengan nuansa budaya, bahkan saat liburan Solo menjadi salah satu destinasi utama pariwisata karena aksesibilitas yang begitu mudahnya baik dari timur maupun barat ke Solo," kata Ketua GenPI Nasional Khotijah dilansir dari laman Antara, Rabu (11/6/2022).
Lebih lanjut, ia juga melihat selama ini perkembangan pariwisata di Solo dan sekitarnya cukup baik, salah satunya terlihat dari munculnya destinasi wisata baru.
Sementara, destinasi wisata tradisional tetap menjadi primadona, seperti kampung batik.
"Kami juga berharap agar dari sisi kekhasan jangan sampai hilang, yang dicari di Solo jangan sampai hilang. Selama ini orang begitu antusias dengan kulinernya, dengan hiknya, dengan Pasar Gedenya, itu jangan sampai hilang," ujarnya.
Namun, pihaknya khawatir ketika terjadi revitalisasi di berbagai titik justru menghilangkan kekhasan Solo.
"Semoga ini tetap terjaga sehingga Solo mendapatkan recall tourism, orang yang berkunjung ke Solo ingin selalu kembali ke Solo," jelasnya.
Pada bulan November 2022, sebagai salah satu upaya memulihkan pariwisata di Solo, GenPI akan menyelenggarakan rapat kerja nasional (Rakernas) di Kota Solo dengan melibatkan GenPI di 212 kabupaten/kota di Indonesia.
"Rakernas diselenggarakan selama tiga hari, ada rapat evaluasi, bincang kreatif mas wali (Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming) sebagai keynote speaker dan mas Menparekraf (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)," katanya.
Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga akan menyelenggarakan city tour dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan.
"Kami masih menunggu destinasi mana yang menjadi rekomendasi dari mas wali dan teman-teman di Solo," tukasnya.