INDUSTRY.co.id , Singapura - Bentley Systems, Incorporated, sebuah penyedia solusi perangkat lunak komprehensif untuk memajukan teknologi infrastruktur yang ternama di dunia, untuk pertama kalinya akan menyelenggarakan Sidang Konferensi Year in Infrastructure 2017 dari 10-12 Oktober di Asia.
Acara ini akan dilangsungkan di Sands Expo and Convention Centre, Marina Bay Sands, sebuah hotel dan fasilitas konferensi kelas dunia, dan merupakan salah satu gedung ikonik di Asia. Pemilihan lokasi di Singapura diharapkan mampu membuat konferensi yang diselenggarakan di kota ini diakui dunia internasional atas inovasinya dalam infrastruktur.
Greg Bentley, CEO, Bentley Systems, mengatakan, “Sudah sejak lama saya mengagumi Singapura karena inovasi penggunaan teknologinya dalam pengimplementasian dan pengerjaan infrastruktur, dan kini negara ini memimpin dunia berkat kemajuan BIM-nya. Pada 2015, Singapura ditunjuk sebagai ‘Negara yang Paling Siap dengan Teknologi’ melalui Laporan Teknologi Informasi Global yang dikeluarkan Forum Ekonomi Dunia," ujar Greg Bentley, CEO, Bentley Systems, Rabu (14/6/2017)
Selain fasilitas lokasi konferensi yang tiada banding dan akomodasi nan mewah yang dimiliki oleh Marina Bay Sands, desain dan teknik rekayasa strukturnya begitu spektakuler. Kami bangga menyatakan bahwa bangunan yang luar biasa ini strukturnya dirancang menggunakan perangkat lunak BentleySystems.”
Desain struktur Marina Bay Sands dikerjakan oleh Arup yang merupakan pemenang dari Penghargaan 2010 Be Inspired untuk inovasi dalam Teknik Rekayasa Struktur.
BentleySystems telah berkontribusi bagi kemajuan teknologi infrastruktur di Asia Tenggara selama bertahun-tahun melalui banyak proyek. Yang terbaru, Singapore Land Authority menggunakan perangkat lunak Bentley untuk membuat dan memelihara 3D model resolusi tinggi untuk seluruh area negara sebagai bagian dari program Smart Nation negara ini.
Konferensi Year in Infrastructure 2017 ini akan melibatkan Alliance Partner Pavilion baru, menghadirkan presentasi aplikasi dan teknologi yang disajikan secara langsung dari Microsoft, Siemens, Topcon, dan Bureau Veritas.
Peserta yang hadir dapat bertemu dengan para Mitra Aliansi Bentley untuk mempelajari bagaimana kami menyediakan solusi-solusi canggih– baik untuk memaksimalkan pemodelan realitas untuk mempersatukan titik temu teknik rekayasa dan inspeksi, menghubungkan alur kerja teknik rekayasa rancang bangun (constructioneering), menawarkan strategi cloud terbaik di kelasnya yang melibatkan pengimplementasian cloud di sektor publik maupun swasta serta pengimplementasian di lokasi, maupun demi mewujudkan dukungan akses terbuka ke IoT (Internet of Things) bagi perusahaan digital.
Jeannie Lim, direktur eksekutif pameran, rapat dan travel insentif di Dewan Pariwisata Singapura, sebuah lembaga pemerintah di bawah Kementrian Perdagangan dan Industri Singapura, mengatakan, beberapa infrastruktur ikonik Singapura, seperti Marina Bay Sands, dirancang dan direkayasa strukturnya menggunakan solusi Bentley.
"Karena itu, sudah sepantasnya bagi Singapura untuk terpilih sebagai destinasi pertama di Asia untuk penyelenggaraan Sidang Konferensi Year in Infrastructure 2017."ujarnya.
Selain itu, baru-baru ini Singapura berhasil menduduki posisi puncak untuk penghargaan Infrastruktur Kota Terbaik 2017 dari Mercer mengalahkan lebih dari 200 kota di seluruh dunia.
“Kami menunggu untuk menyambut rekan-rekan dari Bentley, para pelopor pemikiran industri global, jurnalis, dan semua delegasi sidang di Singapura untuk saling terhubung, berbagi, dan mempelajari praktik-praktik terbaik. Kami berharap para peserta akan mendapatkan suatu pengalaman yang akan memperkaya wawasan selama sidang konferensi dan menikmati pemandangan Singapura–mulai dari National Gallery Singapore yang bersejarah hingga Gardens by the Bay– serta menikmati pesona kuliner kota di kedai-kedai street food maupun di restoran-restoran berbintang Michelin kami.” tambahnya.
Konferensi Year in Infrastructure merupakan ajang berkumpulnya para tokoh kenamaan global dalam dunia desain infrastruktur, rancang bangun, dan pengerjaan. Konferensi ini menyajikan serangkaian presentasi dan lokakarya interaktif yang menggali persilangan antara teknologi dan pendorong bisnis dan bagaimana semua itu membentuk masa depan pengimplementasian infrastruktur dan performa aset.
Konferensi ini merupakan kesempatan langka untuk mempelajari tentang praktik-praktik terbaik dalam memajukan kolaborasi dan inovasi berbasis teknologi di antara teknik perekayasaan, kearsitekan, rancang bangun, dan disiplin pengerjaan, serta manfaat dari berbagai kesempatan berjejaring dengan rekan-rekan seprofesi di industri dan para pelopor pemikiran dari seluruh dunia.
Program Be Inspired Awards ini menjadi puncak acara dan akan merayakan calon pemenang dalam 17 kategori Kemajuan BIM, memperkenalkan juri dan proyek-proyek dalam perayaan tahunan Be Inspired Awards yang akan menjadi penutup acara.