INDUSTRY.co.id - Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) mendukung dan turut menyukseskan program pemerintah terkait pengembangan infrastruktur telekomunikasi termasuk pembangunan program "broadband" (pita lebar) di seluruh Indonesia.
"Anggota-anggota yang tergabung di Apjatel senantiasa memberikan dukungan kepada asosiasi dalam rangka mewujudkan rencana pemerintah untuk penyediaan infrastruktur bersama untuk pendistribusian jaringan 'broadband' berbasis teknologi 'fiber optic' ke seluruh Indonesia," kata Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga Apjatel Ade Tjendra dalam rilis, di Jakarta, Kamis (15/6/2017)
Apjatel juga telah melakukan penandatangangan Perjanjian Kerjasama Induk Sewa Infrastruktur Pasif Jaringan Telekomunikasi yang melibatkan anggota Apjatel dengan PT Jabar Telematika yang meruakan BUMD milik Provinsi Jawa Barat.
Perjanjian tersebut ditandatangai di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika di Jakarta, 14 Juni 2017. Sebelumnya, APJATEL juga sudah melakukan kerjasama dengan dengan PT Jakarta Infrastruktur Propertindo/JIP (BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta).
Ke depannya, kerjasama akan terus dilakukan demi memperluas jaringan kabel dan pemanfaatan teknologi serat optik sehingga dapat mewujudkan internet dengan koneksi yang stabil serta dapat menjamin ketahanan dan keamanan informasi.
Pemerintah melalui Keppres No 96/2014 telah menetapkan pembangunan pita lebar Indonesia tahun 2014-2019 sebagai rencana strategis untuk meningkatkan daya saing bangsa.
Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika dan para operator menggelar pengecekan jaringan telekomunikasi guna memastikan kesiapan layanan operator untuk masyarakat yang akan merayakan hari Idul Fitri 1438 H/ 2017.
"Yang harus diantisiapasi teman-teman operator bahwa barangkali mudik kali ini akan lebih banyak masyarakat yang bergerak mudik dengan pesawat terbang. Saya minta teman operator fokus pada titik-titik pemberangkatan," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara seusai apel kesiapan jaringan di Jakarta, Selasa (23/5).
Menteri mengatakan, kesiapan jaringan telekomunikasi juga dipastikan di jalur mudik darat baik melalui jalan raya, maupun juga melalui jalur kereta api. Sementara lewat laut, dipastikan di titik-titik keberangkatan maupun kedatangan.
Sedangkan Kementerian Perindustrian mendorong peningkatan investasi serta tumbuhnya sektor industri telekomunikasi, informatika dan komunikasi di dalam negeri.
"Untuk mencapai sasaran tersebut, tentunya membutuhkan dukungan dan kerja sama yang baik antara pemerintah dengan pelaku usaha sehingga dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto