Ini Dia 6 Cara Mengelola Keuangan Usaha Kecil Agar Cepat Untung

Oleh : Hariyanto | Selasa, 19 April 2022 - 15:29 WIB

Ilustrasi uang Rupiah. (Ist)
Ilustrasi uang Rupiah. (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Salah satu poin penting yang mempengaruhi keberlangsungan usaha adalah kita sebagai pemilik usaha mengetahui cara mengelola keuangan usaha. Tak heran bila kini muncul SaaS atau software as a service yang menawarkan kemudahan mengatur dan mengelola keuangan usaha.

Masyarakat semakin sadar akan pentingnya memiliki dan mengembangkan usaha sendiri untuk investasi masa depan. Tak perlu usaha yang besar, cukup usaha bertaraf Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) saja, bila dikelola dengan benar maka cukup memberikan hasil yang menjanjikan di masa depan.

Namun, tak sedikit juga banyak UMKM yang akhirnya gulung tikar akibat kesulitan dalam mengelola usaha, khususnya mengelola keuangan usaha. Biar usaha kecil yang sedang kamu rintis cepat berkembang dan untung, berikut ini beberapa cara mengelola keuangan usaha yang bisa kamu ikuti. Simak baik-baik, ya. 

Cara mengelola keuangan usaha kecil

1. Buat susunan perencanaan modal usaha
Cara mengelola keuangan usaha yang pertama adalah membuat perencanaan modal usaha sebelum memulai usaha. 

Dimulai dari menghitung seluruh kebutuhan yang dibutuhkan untuk memulai usaha. Termasuk di dalamnya dana yang dibutuhkan untuk menyukseskan program beberapa bulan ke depan.

Sebagai contoh, kita sudah membuat target akan mulai merambah digital marketing untuk memperluas pasar, maka dibutuhkan dana yang tidak sedikit. 

Cakupan digital marketing saja sudah banyak, mulai dari membuat dan mengelola seluruh media sosial resmi dari usaha kita, memastikan konten di dalam media sosial memiliki engagement tinggi, hingga melakukan iklan online dengan memanfaatkan Google Ads atau endorsement. 

Sebaiknya, perencanaan modal ini dilakukan secara rutin setiap bulan, per tiga bulan, atau bahkan per enam bulan. 
Dengan begitu, kita jadi memiliki gambaran seberapa besar modal yang telah dikeluarkan dan juga seberapa efektif usaha tersebut berjalan selama ini dengan membandingkan modal dan pemasukan.

2. Pisahkan uang pribadi dan uang untuk usaha
Terlihat sepele tetapi justru hal yang paling krusial adalah mulai memisahkan mana keuangan pribadi mana keuangan usaha. 

Jangan sampai kamu justru menggunakan keuangan pribadi sebagai tambahan modal atau menggunakan keuntungan usaha untuk memenuhi kebutuhan pribadi sehari-hari.
Meskipun kita hanya menggunakannya sedikit dan berkomitmen untuk segera mengembalikannya, tetap saja hal tersebut akan menjadi kebiasaan buruk dalam mengelola keuangan usaha dan pribadi.

Mulai sekarang, pisahkan di mana kita menyimpan keuangan pribadi dan di mana kita menyimpan keuangan usaha. 
Salah satu cara untuk mempermudahnya adalah dengan memanfaatkan dompet digital atau e-wallet sebagai tempat untuk menyimpang modal dan seluruh keuangan usaha.

Berbeda dengan rekening bank, e-wallet bisa kita manfaatkan sebagai tempat menyimpan uang sekaligus sebagai SaaS atau software as a service untuk bidang finansial dan akuntansi.

Salah satunya adalah Spenmo. Apabila kita memiliki kartu kredit perusahaan, kita bisa mengubah saldo di kartu kredit menjadi uang cash. Caranya pun sederhana, kita hanya perlu melakukan top-up saldo di akun Spenmo.

Setelah itu, saldo yang ada di Spenmo account bisa kita alokasikan untuk membayar beberapa keperluan bisnis seperti misalnya saja, membayar gaji karyawan, melakukan transaksi dengan rekan kerja, membayar keperluan logistik seperti listrik, hingga membayar reimbursement karyawan.

Cash flow yang hanya menggunakan satu pintu ini akan jauh lebih memudahkan kita, khususnya saat mengawasi keuangan usaha dan menyusun laporan keuangan nanti.

3. Catat semua alur keuangan
Keuntungan memanfaatkan SaaS atau software akuntansi khusus untuk mengelola keuangan adalah kemudahan untuk mengetahui seberapa banyak pemasukan serta pengeluaran dalam satu periode dan diperuntukkan untuk apa saja seluruh pengeluaran tersebut.

Bahkan, biasanya aplikasi keuangan atau SaaS khusus usaha atau bisnis ini memiliki fitur pembayaran yang terjadwal sehingga kita jadi lebih mudah untuk mengecek bila ditemukan data keuangan yang keliru.

Sebab, sudah bukan rahasia bahwa selalu ada kekeliruan data keuangan dalam laporan keuangan. Sehingga, para karyawan finansial harus bekerja lebih ekstra untuk melihat secara detail seluruh faktur pembayaran atau bukti pembayaran lainnya.

Sedangkan dengan memanfaatkan SaaS atau software akuntansi ini akan mempermudah kerja karyawan finansial dalam menelusuri track record keuangan.

4. Awasi arus kas usaha
Cara mengelola keuangan usaha selanjutnya adalah dengan melakukan pengawasan rutin terhadap keuangan usaha atau bisnis. 

Sekalipun kita tidak terjun langsung dalam mengelola usaha namun tetap saja kita harus melakukan pengawasan terhadap arus kas keuangan usaha.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa tugas kita untuk melakukan pengawasan finansial atau arus kas keuangan usaha tersebut akan lebih mudah dengan memanfaatkan aplikasi atau software akuntansi khusus sehingga laporan keuangan akan semakin akurat.

5. Simpan keuntungan untuk dijadikan modal
Hak seluruh pemilik usaha untuk menggunakan keuntungan atau laba dari bisnisnya untuk apa saja, termasuk keperluan pribadi seperti misalnya, melakukan travelling ke luar negeri atau membeli properti.

Kendati demikian, lebih disarankan lagi untuk memanfaatkan laba usaha tersebut untuk mengembangkan bisnis kita. Misalnya, seperti untuk menambah variasi dari produk yang kita tawarkan kepada konsumen.

Dalam skala yang besar, bisa saja kita jadi memiliki toko cabang di daerah lain sehingga memperluas target pasarnya.

6. Wajib memiliki dana darurat
Sisihkan sebagian laba yang kita dapatkan untuk keperluan dana darurat. Jadi, jika ada kebutuhan keuangan mendadak, kita tak perlu mengambil uang yang digunakan untuk modal. 

Selain itu, dana darurat juga mampu menjaga kestabilan usaha saat terjadi kerugian hingga atau kita mengalami kerugian yang cukup besar. Kita tidak langsung jatuh dan masih bisa bertahan dengan memanfaatkan dana darurat ini.

Itu dia beberapa cara mengelola keuangan usaha kecil yang bisa kamu terapkan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Artis ChaCha Marisa

Selasa, 05 Juli 2022 - 12:42 WIB

Artis ChaCha Marisa Kesal Foto Syurnya Tersebar di Medsos, Lapor Polisi

Bintang film dan model iklan laris Chacha Marisa kesandung masalah, foto syurnya tersebar luas di media sosial. Dengan kasus yang menimpanya, bintang film Makmum 2, Gentayangan, Perjanjian dengan…

Presiden dan Ibu Iriana Disambut Tradisi Penyambutan oleh Taruna saat Tiba di AKPOL Semarang

Selasa, 05 Juli 2022 - 12:30 WIB

Presiden dan Ibu Iriana Disambut Tradisi Penyambutan oleh Taruna saat Tiba di AKPOL Semarang

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo tiba di Gerbang Tanggon Kosala, Akademi Kepolisian (Akpol), Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa, 5 Juli 2022, sekitar pukul 07.15 WIB.…

BCA Raih Penghargaan Gold Champion dalam BISRA Award 2022

Selasa, 05 Juli 2022 - 12:22 WIB

BCA Raih Penghargaan Gold Champion dalam BISRA Award 2022

Komitmen PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) dalam menghadirkan service excellence dan inovasi terdepan serta nilai tambah bagi masyarakat telah mengantarkan BCA dalam beberapa ajang penghargaan.…

OPPO Rayakan 100 Tahun Center Court dengan menjadi Mitra Global Wimbledon

Selasa, 05 Juli 2022 - 11:25 WIB

OPPO Rayakan 100 Tahun Center Court dengan Menjadi Mitra Global Wimbledon untuk 4 Tahun Berturut-Turut

OPPO melanjutkan komitmen untuk menginspirasi pengguna globalnya, OPPO merayakan hari jadi Centre Court yang ke-100 dengan meluncurkan kampanye terbarunya bernama Inspiration Ahead. Center Court…

Ilustrasi perumahan MBR

Selasa, 05 Juli 2022 - 10:54 WIB

Hingga Semester I Tahun 2022, Kementerian PUPR Telah Salurkan FLPP Untuk 99.557 Unit Rumah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkomitmen untuk meningkatkan akses masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terhadap rumah layak huni dan terjangkau melalui bantuan pembiayaan…