INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita secara resmi melepas ekspor LSUV (Low Sport Utility Vehicle) kebanggaan PT Honda Prospect Motor (HPM), all new BR-V ke sejumlah negara di wilayah Kapulauan Karibia.

Advertisement

Dalam sambutannya, Menperin Agus sangat mengapresiasi ekspor produk otomotif, khususnya mobil yang dibuat di Indonesia.

"Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi bahwa untuk produk yang diekspor, yakni All New Honda BR-V telah menggunakan komponen lokal (local purchase) pada proses produksinya cukup tinggi yaitu di atas 80%, sehingga dapat dikatakan bahwa mobil ini adalah buatan Indonesia," tutur Menperin Agus saat melepas ekspor All New BR-V  di Terminal (IPCC), Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (16/3/2022).

Advertisement

Sementara Takehiro Watanabe, President Director PT HPM mengungkap rasa bangganya. Ia menyebut, BR-V merupakan produk eksklusif Indonesia yang punya kualitas dan daya tarik. Sehingga banyak diminati pasar negara lain.

"Hari ini kami melakukan seremoni pengiriman All New Honda BR-V ke sekitar 30 negara di seluruh dunia. BR-V dikembangkan dan diproduksi untuk konsumen Indonesia dengan tingkat kandungan lokal yang tinggi. BR-V diproduksi eksklusif di Indonesia, yaitu hanya di pabrik Karawang dari berbagai pabrik yang dimiliki Honda di seluruh dunia," katanya.

Advertisement

"Karena kualitas dan daya tarik produk ini, banyak permintaan datang dari negara-negara lain. Kami sangat senang dan bangga atas kesempatan membawa produk kami ke konsumen di luar Indonesia," tambah Takehiro.

Pengiriman perdana all new BR-V ke pasar internasional, sekaligus menandakan bertambahnya model Honda yang diekspor. Honda Brio dan BR-V kini menjadi andalan produk lokal yang diekspor ke mancanegara. Targetnya, sampai Desember 2022, HPM mengirimkan 6.000 unit BR-V.

Advertisement

Melengkapi dari target ekspor Brio sejumlah 4.000 unit sampai akhir 2022. Total, HPM berencana kirim 10.000 unit utuh untuk pasar luar Indonesia.

All new Honda BR-V memulai produksi di pabrik Karawang pada Desember tahun lalu. Respons penerimaannya dianggap baik untuk pasar domestik. Gabungan Januari dan Februari 2022, catatkan penjualan retail BR-V berkisar 3.000 unit.