INDUSTRY.co.id - Tangerang – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) GETI memberikan pelatihan kepada 540 peserta Tangerang Cakap Kerja di kantor LPK GETI Serpong, Tangerang. 540 peserta Tangerang Cakap Kerja akan dilatih oleh LPK GETI mulai 14 Maret hingga 11 April.
Tangerang Cakap Kerja merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang untuk membantu masyarakatnya dalam memperluas kesempatan kerja dan berwirausaha.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan mengatakan Tangerang Cakap Kerja bisa jadi solusi para pencari kerja untuk meningkatkan skill, kompetensi dan kapabilitas.
“Sehingga saat melamar ke perusahaan sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan perusahaan tersebut. Karena memang, perusahaan tak hanya mencari mereka yang punya ijazah saja, tapi mengutamakan mereka yang punyak skill, kompetensi dan kapabilitas,” kata Ujang yqng dikutip INDUSTRY.co.id, Selasa (15/3/2022).
Ujang menambahkan bahwa Disnaker siap melahirkan 300 digital marketer dan 240 content creator melalui pelatihan dan uji kompetensi ini.
“Para peserta juga akan mendapatkan masa inkubasi serta kesempatan diskusi dan sosialisasi hingga akhirnya mereka mahir menjadi seorang digital marketer dan konten kreator,” tutup Ujang.
Sementara menurut Mualim, Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kerja, pelatihan akan dilaksanakan sebanyak 18 batch (angkatan) yaitu terdiri dari 10 batch pelatihan Digital Marketing dan 8 batch pelatihan Content Creator. Jumlah peserta per batch sebanyak 30 orang.
“LPK GETI hadir untuk mendukung program Disnaker Kota Tangerang khususnya mencetak digital entrepreneur yang kompeten menjual dan mempromosikan produk UKM Kota Tangerang.” kata Direktur Akademik dan Inkubasi LPK GETI, Divera Wicaksono.
Untuk pelatihannya peserta dibagi ke dalam dua kelas utama yaitu Digital Marketing dan Content Creator. Tidak hanya pelatihan, para peserta juga akan mengikuti uji kompetensi sertifikasi dari BNSP yang diselenggarakan oleh LSP P1 LPK GETI.
Saat ini, LSP-P1 LPK GETI telah memiliki lima skema program sertifikasi yang terverifikasi BNSP, yaitu; Store Operator Program, yaitu sertifikasi kompeten menjadi operator toko online di marketplace lokal ( Tokopedia/ Shopee/ Bukalapak/ Blibli), berikutnya Digital Marketing Program yaitu sertifikasi kompeten menjadi seorang digital marketer untuk perusahaan atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) atau wirausaha.
Kemudian skema ketiga adalah Digital Creative Program yaitu sertifikasi kompeten menjadi content creator bagi platform media sosial, lalu skema Global Entrepreneur Program yaitu sertifikasi kompeten menjadi seorang eksportir dengan menggunakan platform global e-commerce.
Dan yang terakhir adalah skema Logistics Export Program yaitu sertifikasi kompeten menjadi administrator logistik dan dokumen ekspor.
Seperti diketahui, sertifikat kompetensi merupakan bukti pengakuan tertulis atas penguasaan kompetensi kerja pada jenis profesi tertentu yang diberikan oleh LSP atas verifikasi dari BNSP. Setiap blangko sertifikat kompetensi resmi dikeluarkan oleh BNSP, dan merupakan sertifikat yang diberikan oleh negara dan diakui di luar negeri.