INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Sariguna Primatirta Tbk (Tanobel Group) atau CLEO emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) terus fokus dalam menjaga kualitas dan keamanan produk dengan menggunakan kemasan yang bebas BPA (Bisphenol-A) untuk semua kemasan produknya.
Sebagai informasi, air minum yang dikemas dengan galon berbahan biji plastik polikarbonat dianggap memiliki potensi membahayakan kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
Kemasan CLEO diproduksi dari biji plastik murni dan bebas BPA (Bisphenol-A) dengan desain eco-shape yang ramah lingkungan.
Menjaga kualitas air yang aman dikonsumsi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan hidup. Ditambah lagi CLEO merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikat food safety management ISO 22000:2005.
"Kami menyadari produk yang memiliki diferensiasi dan memberi manfaat adalah produk yang dibutuhkan pasar," kata Melisa Patricia Wakil Direktur Utama CLEO yang dikutip INDUSTRY.co.id, Senin (14/3/2022).
"CLEO dengan teknologi nano-filtrasi, menghasilkan air minum yang 20x lebih murni dengan kadar TDS dibawah 10 ppm yang sangat baik untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari. Air murni CLEO memiliki rasa yang ringan, baik untuk kesehatan ginjal dan aman untuk berbagai kebutuhan keluarga Indonesia," imbuhnya.
Produk CLEO dipasarkan melalui jaringan distribusi yang dikelola dengan baik dan efisien. menjamin distribusi yang tersebar ke seluruh kota di Indonesia, produk CLEO dapat dengan mudah ditemukan di modern outlet, special outlet dan berbagai channel pemasaran CLEO.
Sebagai salah satu bentuk dukungan bagi ekonomi mikro dengan menghadirkan program CLEO Rumah Sehat, yang memberikan kesempatan bagi keluarga Indonesia menjadi titik distribusi CLEO yang memberikan lapangan pekerjaan dengan keuntungan bagi pesertanya.
Perseroan melihat pertumbuhan industri AMDK tahun 2022 mengarah positif sehingga permintaan akan air minum kemasan terus meningkat. Melihat hal ini, Perseroan optimis dengan menargetkan penjualan hingga double digit atau sekitar 30% meningkat dibandingkan capaian Perseroan di tahun sebelumnya.
Tahun ini, CLEO melakukan ekspansi dengan menambah tiga pabrik pengolahan AMDK yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, yaitu Balikpapan, Palangkaraya dan Palembang dengan masing-masing pabrik diproyeksikan berkapasitas hingga 100 juta liter. Adapun pembangunan ini, menelan anggaran dalam rencana capex Perseroan yang berkisar Rp220 miliar.
“Kami berharap tahun ini, CLEO dapat terus meningkatkan kinerja baik dan terus memberikan kontribusi untuk kesejahteraan maupun sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan hidup masyarakat. Hal ini juga wujud komitmen CLEO sebagai perusahaan produsen AMDK untuk terus meningkatkan kepercayaan pelanggan kami, melalui produk-produk berkualitas dan aman untuk dikonsumsi,” tutup Melisa.