INDUSTRY.co.id - Jakarta- Sejumlah harapan terkait terpilihnya Wimboh Santosa sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK disampaikan oleh Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani. Semua harapan ini dipastikan untuk memperbaiki iklim di semua ektor industri di Indonesia.
“Pak Wimboh Santosa punya kapasitas hingga terpilih sebagai Ketua Dewan Komisioner KPK. Apalgi beliau pengalamannya di moneter cukup banyak jadi, Saya yakin beliau akan membawa dengan baik sektor bidang industri,” ujar Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani saat acara Buka Puasa Bersama APINDO & PHRI, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (12/6/2017)
Dijelaskan lebih lanjut oleh Hariyadi Sukamdani, sejumlah aturan yang berdampak melambatnya iklim berusaha harus diperbaiki. “Kita harapkan lebih efisien. Ada aturan OJK mengakibatkan industri itutidak efisien karena begitu banyak aturan-aturan yang membuat mereka menjadi biayanya tinggi. “
Irusan premi yang ditetapkan OJK menjadi kendala yang diamati Ketua Umum Apindo. “Iuran OJK bisa digunakan dengan sebaik-baiknya. Kalo tidak , kalangan industri bisa bermasalah untuk jalankan usahanya. “
Peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kedepan akan difokuskan untuk menciptakan industri keuangan nasional yang maju dan berdaya saing tinggi. Itu bertujuan untuk mendorong peningkatan perekonomian Indonesia serta memberikan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Demikian diungkapkan Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner OJK terpilih.
Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (09/06/2017), Wimboh mengemukakan, OJK akan terus bekerjasama dengan pemerintah, Bank Indonesia (BI), DPR dan berbagai elemen lainnya untuk memajukan industri keuangan Indonesia.
“Ke depan, saya tentu akan berusaha memperkuat sinergi dan kerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah, Bank Indonesia, DPR maupun elemen lainnya untuk memajukan industri keuangan Indonesia,” tulis Wimboh.
Saat ini, Wimboh yang pernah menjabat sebagai kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) di New York pada 2012 masih menjabat sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).