INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pimpinan DPR meminta agar pemerintah secara bijaksana dalam mengeluarkan kebijakan terkait program pendidikan yang menyangkut masa depan siswa.

Advertisement

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi harus bijak terkait wacana penambahan waktu belajar siswa di sekolah menjadi 8 jam setiap harinya.

"Apa pun harus lebih bijak. Jangan sampai sesuatu yang berkait dengan syariah atau apa pun untuk sekolah berbasis agamis menjadi terkendala," kata Taufik, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (12/6).

Advertisement

Sehingga, kata Taufik, jangan sampai kebijakan siswa belajar dari Senin sampai Jumat misalnya menjadi suatu yang bertentangan dengan pola pendidikan berbasis agama.

"Menyangkut masalah kurikulum, pendidikannya jangan sampai memberatkan siswa," tegas politikus PAN itu.

Advertisement

Diketahui, Mendikbud Muhadjir Effendy akan mengubah hari belajar di sekolah menjadi Senin sampai Jumat. Aturan ini berlaku pada tahun ajaran baru 2017-2018.

Muhadjir menjelaskan, setiap harinya siswa akan belajar di sekolah selama 8 jam. Bila dikalikan waktu belajar Senin sampai Jumat atau lima hari, artinya siswa belajar 40 jam.

Advertisement

"Itu sudah sesuai standar kerja ASN untuk guru. Itu sudah melampaui standar kerja ASN, sehingga guru mengikuti standar itu," kata Muhadjir, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/6).