INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kebanyakan konsumen perhiasan hanya akses distributor saja untuk belanja. Padahal, banyak produk dari pengrajin yang bisa didapatkan langsung secara lebih murah.
Contoh saja perusahaan pengrajin Nikayla Jewelry yang melayani pembelian dari SosMed dan marketplace online. Perusahaan ini membuat cincin secara handmade dengan detail dan nilai seni cukup tinggi. Beli langsung jauh lebih murah karena tidak ada markup dari distributor.
Pada awalnya, para produsen perhiasan harus cari supplier besar untuk bisa sukses. Berkat adanya contoh dari perusahaan seperti Nikayla ini, banyak pengrajin perhiasan handmade akan coba buka toko online sendiri.
Prospek Online Membuka Pintu Bagi Para Pengrajin Perhiasan
Perusahaan Produksi perhiasan handmade seperti Nikayla adalah salah satu dari banyak pengrajin yang beralih jual langsung karya tangan mereka via online. Estu Budiawan sebagai owner perusahaan ini menyatakan dirinya dan tim ingin meningkatkan layanan ke pelanggan.
Media online lebih mudah digunakan untuk menyebarkan nama brand dan informasi produk yang akan dijual. Bayangkan hasil kerajinan perhiasan handmade dijual pada toko biasa, informasi produknya hanya bisa dikenalkan orang – orang yang berkunjung ke tempat tersebut. Sekarang bandingkan jika foto produk di toko online di share lewat social media. Promosinya pasti jauh lebih mudah.
Prospek jual online juga kurangi biaya secara besar. Contoh saja pengrajin kecil tidak bisa sewa toko fisik untuk jual produknya. Mereka bisa pakai marketplace online sebagai pengganti. Toko online tidak perlu tempat fisik, cukup layanan delivery dan logistic produk saja yang penting.
Model Perusahaan Nikayla Jewelry Bisa Jadi Contoh
Para pengrajin yang ingin menapak di dunia online bisa gunakan model Perusahaan Nikayla yang sudah sukses di ranah ini. Mulai dari membuat page di marketplace populer Indonesia sampai membuka komunikasi terbuka lewat social media.
Jual perhiasan online bisa dibagi menjadi dua tahapan. Pertama adalah marketing online sedangkan yang kedua adalah layanan penjualan.
Untuk pengurusan marketing dan interaksi dengan pelanggan, Nikayla mencontohkan beberapa tindakan krusial. Pertama jangan terlalu fokus jual produk di social media. Pastikan menjawab pertanyaan user yang berkunjung ataupun comment di page usaha juga. Interaksi ini akan tingkatkan daya tarik brand secara tidak langsung.
Untuk pelayanan transaksi, marketplace sudah mudah digunakan. Di sini ada pilihan delivery, cara pembayaran mudah dan juga sistem comment dan rating. Pelayanan transaksi jadi lebih mudah menggunakan semua tool yang tersedia tersebut.
Potensi Kedepan Usaha Kerajinan Perhiasan Makin Menarik
Layanan jual perhiasan online ke depan pasti lebih menarik dibayangkan. Sama seperti Nikayla Jewelry yang terus mengembangkan layanannya tidak sekedar jual beli tapi juga pemasaran lewat SosMed sudah bisa jadi contoh.
Bayangkan para pengrajin perhiasan ini bisa menerima pesanan untuk design custom secara online. Umumnya, pemesanan custom hanya diterima secara langsung karena client dan pengrajin harus diskusi banyak hal. Namun, konsep ini bisa beralih ke dunia online.
Komunikasi online sekarang sudah sangat maju. Penggunaan layanan seperti Zoom membuat client dan pengrajin bisa bertemu tatap muka.
Selain itu, informasi design bisa dikirim lewat email. Tukar pikiran dan diskusi secara online bahkan lebih baik dengan sarana program 3D design yang sekarang makin banyak digunakan pengrajin perhiasan modern.
Bagi Anda yang pernah lihat layanan kaos design custom online, bayangkan jika pemesanan perhiasan jadi semudah pemesanan kaos custom tersebut. Pasti para craftsman perhiasan akan lebih mudah mendapatkan pesanan dengan konsep ini.
Mari tunggu saja perubahan teknologi apa saja yang akan mengembangkan potensi penjualan perhiasan selanjutnya!