INDUSTRY.co.id - Jakarta - Populasi mobil dengan penggerak roda depan atau front wheel drive (FWD) kini sudah semakin banyak di Indonesia, salah satunya Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross terbaru.

Advertisement

Sebagai mobil keluarga atau multi-purpose vehicle (MPV), penggunaan FWD ini juga punya banyak kelebihan baik dari sisi performa maupun estetika.

Dikutip dari situs resmi Mitsubishi Motor Indonesia, Minggu (20/2/2022), tenaga dari mesin mobil FWD akan langsung disalurkan ke dua roda di bagian depan. Tidak ada proses tenaga melalui gardan untuk menyalurkannya ke roda belakang.

Advertisement

Brand Ambasador Mitsubishi Indonesia Rifat Sungkar mengatakan, beberapa keunggulan ada pada mobil penggerak roda depan dan untuk kendaraan penumpang sebenarnya nyaris tidak ada perbedaan.

"Jika berbicara masalah daya jelajah seperti kekuatan menanjak antara penggerak roda depan dan belakang. Perbedaan hanya ada pada mobil-mobil beban berat seperti truk," kata Rifat.

Advertisement

Diatas kertas, mobil penggerak roda depan memiliki berat yang lebih ringan karena tidak memiliki gigi transmisi dan poros untuk menyalurkannya ke roda belakang. 

Berat mobil yang lebih ringan dapat menghemat konsumsi bahan bakar. Sehingga mobil penggerak roda depan cocok untuk digunakan pada mobil keluarga dan mobil yang digunakan pada daerah perkotaan.

Advertisement

Dijelaskan Rifat, adapun keuntungan lainnya pada mobil dengan penggerak roda depan adalah sisi handling yang lebih mudah dikendalikan sesuai keinginan. 

Sementara dari sisi desain interior, para desainer lebih mudah mengatur ruang kabin belakang karena tidak adanya axle (gardan) belakang. Lantai bisa dibuat rata dan penumpang mendapatkan kenyamanan lebih saat menempuh perjalanan jauh.

Disisi lain, mobil berpenggerak roda depan juga unggul saat traksi atau gaya gesek ban mobil dan permukaan jalan terutama ketika hujan. 

"Gaya gesek lebih aman karena roda depan yang menarik roda belakang. Berat mesin mobil yang berada di depan dapat membantu traksi lebih aman," jelasnya.

"Jadi, tidak benar bila mobil dengan sistem penggerak roda depan seperti Mitsubishi Xpander dan juga Xpander Cross dianggap kurang bisa diandalkan khususnya di jalan yang licin. Justru dengan menganut sistem penggerak roda depan, keunggulan Mitsubishi Xpander ada pada traksi mobil di jalanan licin terutama pada saat hujan. Traksi mobil FWD diketahui akan lebih bagus pada jalan kondisi yang licin,” tambah Rifat.

Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross juga sudah dibekali pilihan transmisi Continous Variable Transmission (CVT) baru. 

Rifat menjelaskan, dengan CVT friksi yang terjadi sangat sedikit membuat mengemudi jadi lebih menyenangkan karena tidak ada hentakan.

“Saya sempat mencoba beberapa hari dengan beberapa tipe jalanan, dan yang sangat berasa adalah saat mencapai RPM 3.000 ke 3.500. Di situ seperti ada dorongan ekstra seakan mobil tidak ada hambatan sama sekali. Lancar sekali dan ketika dipanggil tenaganya akan selalu ada,” ujar Rifat.

Pereli Indonesia itu mengakui bahwa pengguna mobil mungkin tetap melakukan “kick down” atau menginjak pedal gas dalam-dalam untuk mendapatkan akselerasi. 

Namun menurut Rifat, hal itu tidak perlu dilakukan sebab pengguna New Xpander hanya perlu mempertahankan torsi di RPM tertentu untuk mendapatkan tenaga yang optimal.

“Ini cukup berbeda dengan Xpander edisi sebelumnya. Kick down memang ada tapi pengguna bisa mempertahankan di RPM tertentu dan torsi akan mengeluarkan tenaga yang diminta,” tutur Rifat.

Sebagai informasi Mitsubishi Xpander memadukan mesin 1.5L MIVEC DOHC 16 Valve dengan spesifikasi Euro 4 yang menghasilkan output maksimum 105 PS pada 6,000 RPM, torsi 141 Nm pada 4.000 RPM. Mesin Xpander juga telah memakai Exhaust Gas Recirculation (EGR) yang mampu mengurangi emisi gas buang serta menambah efisiensi bahan bakar.