INDUSTRY.co.id - Setelah sebagian besar tetap ditutup selama dua tahun karena pandemi Covid-19, akhirnya Selandia Baru akan membuka kembali perbatasannya bagi wisatawan secara bertahap.
Dilansir dari laman Times of India, ini akan menjadi pertama kalinya negara tersebut akan dibuka setelah ditutup pada 2020 sebagai tanggapan terhadap pandemi Covid-19. Sesuai laporan, perbatasannya tetap ditutup sejak saat itu.
Laporan mengatakan bahwa warga Selandia Baru yang sepenuhnya divaksinasi di Australia dapat melakukan perjalanan pulang dari 27 Februari 2022, tanpa harus menjalani karantina di fasilitas yang dikelola negara, sedangkan warga Selandia Baru dari seluruh dunia akan diizinkan untuk melakukannya dua minggu kemudian.
Selanjutnya, beberapa pekerja dan orang asing yang divaksinasi akan diizinkan memasuki negara itu mulai 13 Maret, sementara hingga 5.000 siswa internasional akan diizinkan masuk mulai 12 April 2022.
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyatakan bahwa wisatawan dari Australia dan negara-negara bebas visa lainnya akan diizinkan memasuki negara itu pada bulan Juli, sedangkan mereka yang berasal dari seluruh dunia harus menunggu hingga Oktober. Perdana Menteri juga menyatakan bahwa semua wisatawan masih harus mengisolasi diri selama 10 hari.
Dia menjelaskan bahwa membuka perbatasan secara bertahap akan memungkinkan orang untuk bersatu kembali dan lebih lanjut membantu mengisi kekurangan tenaga kerja, sambil memastikan bahwa sistem perawatan kesehatan mampu mengelola peningkatan kasus yang diharapkan.
Dia juga menambahkan bahwa strategi mereka dengan Omicron adalah untuk memperlambat penyebaran, dan membuka perbatasan secara bertahap adalah bagian dari rencana itu.
Varian virus yang sangat menular saat ini dominan di seluruh dunia, dan juga baru-baru ini terdeteksi di Selandia Baru. Sesuai laporan, jumlah kasus juga melonjak di sana.