INDUSTRY.co.id, Bandung - Pertumbuhan industri di Provinsi Jawa Barat kini telah menjadi yang terdepan di Indonesia. Jumlah kawasan industri di "Tanah Pasundan" ini tercatat paling banyak. Perusahaan-perusahaan manufaktur baru pun banyak yang tertarik menyelenggarakan usahanya di Jawa Barat.

Populasi penduduk Jawa Barat yang tercatat terbanyak se-Indonesia menjadi pertimbangan para pengusaha untuk mencari pasar. Karena itu, banyak usahawan yang berlomba mendekatkan Jakarta sebagai ibukota negara dan Bandung sebagai ibukota Jawa Barat.

Mandalapratama Permai Industrial City (MPIC) salah satu kawasan industri yang baru didirikan di Purwakarta, diklaim bakal menjadi hub yang menyatukan Jakarta dan Bandung.

"Akses kawasan kami di pinggir Tol Cipularang Km 91, Dekat dengan Pelabuhan Patimban, juga dekat dengan Bandara Internasional Kertajati. Karena itu kami yakin MPIC bisa menjadi hub antara Jakarta dan Bandung," ujar Presiden Direktur MPIC Roestanto Wahidi Dirdjojuwono saat memberikan sambutan Seminar "Introduction of MPIC, Golden Gate Investment in West Java" di Holiday Inn, Pasteur, Bandung, Rabu (7/6/2017) malam.

Keistimewaan MPIC lain, menurut Roestanto adalah kelengkapan fasilitas yang dimiliki kawasan yang direncanakan seluas 1800 ha itu. Akses transportasi yang diapit jalan tol, jalan nasional, dan rel kereta api akan memudahkan akses ke kawasan. Ditambah, nantinya di MPIC akan didirikan dry port yang dikelola menjadi usat logistik berikat.

"Tujuan kami membangun kota industri, karena itu di bagian depan akan ada perumahan, berbagai fasilitas publik seperti mall, rumah sakit, dan kampus," ujar Roestanto.

Untuk suplai energi, MPIC juga sudah mengikat komitmen dengan PLN dan PGN yang akan mengalirkan listrik dan menyediakan gas melalui pipa, serta serat fiber dan fasilitas smart city yang akan didukung perusahaan teknologi asal Jepang, NEC.

"kami juga sedang bebaskan tanah untuk membangun statiun kereta bekerja sama dengan PT KAI. Jadi jalan darat, selain bisa lewat Tol Cipularang, bisa juga melalui kereta."

Dengan segala kelengkapan itu, Roestanto berharap para pengusaha di Jawa Barat yang saat ini masih melakukan aktivitas manufakturing di luar kawasan, bisa segera masuk ke kawasan industri.

"Kami berharap MPIC bisa menjadai solusi kawasan industi yang tertata dan membantu pemerintah yang ramah terharap lingkungan," katanya.