INDUSTRY.co.id - Jakarta - Langkah pemerintah melakukan perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPNDTP) sampai Juni 2022 memperoleh apresiasi dari para pengembang. Bahkan, perpanjangan Insentif ini dinilai sangat membantu bergeraknya kembali industri properti.

CEO Mustika Land, David Sudjana melihat pemerintah secara sistematis sudah membangun animo masyarakat untuk dapat memiliki rumah melalui kebijakan-kebijakan seperti program perpanjangan PPNDTP dan penambahan kuota rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Untuk dukungan pemerintah pada industri real estat, Mustika Land bersama rekan-rekan pengembang berterima kasih kepada pemerintah dan berharap bisa berkontribusi lebih banyak dalam pemulihan ekonomi nasional,” kata David yang dikutip INDUSTRY.co.id dari BKPT Kadin Update, Kamis (6/1/2022).

Sementara itu, Direktur Greenwoods, Antonius Congles mengatakan, perpanjangan insentif PPNDTP ini menguntungkan konsumen end-user dan investor yang membeli pada masa insentif diberlakukan.

“Jika PPN berlaku normal kembali dan ada kenaikan tarif PPN maka selisih atas harga tersebut akan menjadi profit margin atau capital gain bagi para investor,” kata Antonius.

Menurut Antonius, kenaikan tarif PPN yang segera diberlakukan pada tahun 2022 akan berdampak pada kenaikan harga barang dan jasa sehingga berefek domino pada industri real estat.

“Kenaikan harga properti pada tahun mendatang tidak mungkin terelakkan. Karena itu, manfaatkanlah waktu enam bulan kedepan untuk membeli properti,” ajak Antonius.

CEO Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda dalam diskusi Kadin DKI Jakarta belum lama ini menilai tren penjualan rumah kecil, menengah, dan besar diprediksi terus naik pada 2022.

“Pada 2021, pada saat penyaluran kredit lainnya menurun, justru KPR meningkat, terutama untuk rumah tapak dan apartemen. Ini salah satu indikasi industri properti meningkat dan ini tidak terlepas dari stimulus pemerintah berupa insentif PPNDTP. Ini angin segar bagi pelaku usaha properti. Pasar properti ready stock naik 24 persen. PPNDTP berpengaruh signifikan,” kata Ali.