Menperin: Indonesia Jadi Market Leader Batik Dunia

Oleh : Ridwan | Rabu, 07 Juni 2017 - 13:51 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat mengunjungi pameran GBN 2017 (Ridwan/INDUSTRY.co.id)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat mengunjungi pameran GBN 2017 (Ridwan/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Industri batik nasional saat ini telah memiliki daya saing komparatif dan kompetitif di tas rata-rata dunia, dan menjadikan Indonesia sebagai market leader yang menguasai pasar batik dunia. Selain itu, industri batik juga memiliki peran penting bagi perekonomian nasional.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat membuka acara Gelar batik Nusantara 2017 di Jakarta Convention center (JCC), Jakarta 97/6/2017).

"Saat sekarang ini kita masih berperang dalam persaingan global terutama bagaimana mendudukan batik ini menjadi mainstream dari pengembangan fashion dan lifestyle, tidak hanya di pasar domestik tetapi juga di pasar global," ungkap Airlangga Hartarto.

Ia menambahkan, saat ini produk ataupun market pakaian jadi mencapai RP442 miliar, tentunya ini merupakan peluang yang terbuka lebar dimana Indonesia sudah meningkatkan batik bukan hanya sebagai produk yang berbasis budaya tetapi juga mendorong batik sebagai produk lifestyle yang tentunya memberikan nilai tambah tinggi.

Berdasarkan catatan Kemenperin, ekspor batik dan produk batik pada tahun 2016 mencapai USD 149,9 juta, dengan pasar ekspor utama antara lain Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Selain itu, Industri batik juga dapat menyerap tenaga kerja mencapai 15 ribu orang di 101 sentra IKM.

Seperti diketahui pada tanggal 2 Oktober 2009, UNESCO telah mengukuhkan batik Indonesia sebagai 'Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity'. "Jadikan pengakuan ini sebagai pembangkit semangat para pengrajin dan industri nasional untuk terus mengembangkan usahanya, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," terang Menperin.

Menurut Airlangga, kementerian Perindustrian terus berupaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan kualitas produk, standarisasi permesinan, maupun memberikan kesempatan kepada para pengrajin maupun pengusaha batik untuk memasarkan melalui forum-forum pameran.

"Selain itu, Kami juga mendorong para pengrajin batik untuk masuk ke program digital e-smart IKM. Program ini diharapkan bisa mendorong IKM memasuki pasar Imnternasional," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Menperin juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Yayasan Batik Indonesia yang secara konsisten melestarikan batik melalui berbagai kegiatan. Salah satunya dengan kegiatan 'Gelar Batik Nasional 2017'.

"Diharapkan dengan adanya event ini dapat lebih memajukan lagi industri batik nasional yang merupakan warisan budaya tak benda asli Indonesia," tutup Airlangga.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pembukaan Garmin Brand Store ketiga di Indonesia

Rabu, 15 Juli 2020 - 12:15 WIB

Gandeng Erajaya Group, Garmin Buka Toko Ketiganya di Indonesia

Garmin Indonesia hari ini mengumumkan pembukaan Garmin Brand Store ketiga di Indonesia bersama PT. Erafone Artha Retailindo, anak usaha Erajaya Group. Garmin Brand Store yang baru dibuka berlokasi…

CEO Indodax Oscar Darmawan

Rabu, 15 Juli 2020 - 12:01 WIB

Setelah Dogecoin, Kini Giliran Aurora Naik 350 Persen Dalam Sehari

Di market Indodax.com, harga Aurora meningkat dari Rp53 per koin pada 12 Juli 2020. Kemudian, Aurora meningkat menjadi Rp242 pada 13 Juli malam.

Amelia Hapsari Terpilih Sebagai Anggota Terbaru Academy Award

Rabu, 15 Juli 2020 - 12:00 WIB

Amelia Hapsari, Terpilih Sebagai Anggota Terbaru Academy Award

Salah seorang kurator film dokumenter untuk Festival Film Indonesia, Amelia Hapsari terpilih sebagai anggota terbaru Academy Award. Ke depannya beliau berhak memberikan voting untuk menentukan…

POCO F2 Pro

Rabu, 15 Juli 2020 - 11:37 WIB

Wih Xiaomi Hadirkan POCO F2 Pro di Indonesia, Ngegame Bakal Makin Lancar Nih

POCO F2 Pro dibekali dengan Qualcomm® Snapdragon™ 865 -- prosesor Qualcomm yang didukung CPU Kryo™ 585 octa-core dan GPU Adreno™ 650, yang menawarkan peningkatan performa hingga 25% dibandingkan…

Redmi 9

Rabu, 15 Juli 2020 - 11:18 WIB

Incar Segmen Menengah Kebawah, Ini Redmi 9 Generasi Jawara Terbaru dari Xiaomi

Redmi 9 merupakan seri Redmi pertama dengan konfigurasi empat kamera belakang. Konfigurasi ini terdiri dari lensa wide-angle 13MP, lensa ultra-wide angle 8MP, lensa makro 5MP dan depth sensor…