Tips membuat Presentasi Agar Lebih Menarik
INDUSTRY.co.id - Dalam proses belajar, terdapat beberapa metode ajar yang umum digunakan oleh para guru. Di antaranya menejaslakan, berdiskusi, praktik, studi kasus, peragaan, hingga latihan instruksi kerja.
Namun, setelah pandemi melanda semua metode ajar tersebut berubah menjadi online. Salah satu yang umum diterapkan saat pembelajaran ialah metode ajar melalui presentasi.
“Presentasi sendiri kalau hanya bermodalkan bicara saja kemungkinan orang-orang akan merasa bosan atau tidak terlalu tertarik,” ujar Ranita Claudiya Akerina, Training & Development Officer dalam Webinar Literasi Digital di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.
Supaya presentasi menarik audiens, kita harus memikirkan beberapa unsur. Pertama, sederhana yakni memaparkan poin-poin penting hindari presentasi berupa penjelasan panjang. Kedua, gunakan visual yang menarik agar orang tidak merasa bosan melihat slide presentasi. Ketiga, kontras yakni adanya penekanan supaya inti topik yang dibicarakan bisa dipahami audiens.
Ia menjelaskan, untuk membuat visual lebih menarik kita bisa menambahkan gambar-gambar sesuai dengan poin yang ingin diutarakan. Apabila kita takut lupa materi karena hanya berisi poin-poin saat presentasi, kita dapat memberikan penjelasan singkat berisi intinya saja. Di dalam membuat slide presentasi, kita harus konsisten dengan tema supaya lebih menarik. Gunakan template dan manfaatkan ikon-ikon dalam presentasi.
“Slide presentasinya bisa disesuaikan dengan template yang mau digunakan. Kalau misalnya presentasinya lebih formal maka cari template yang formal,” tutur Ranita.
Ranita mengatakan bahwa kita bisa memanfaatkan website penyedia template gratis seperti slidesgo.com, allppt.com, atau slidescarnival.com. Salah satu yang familiar digunakan ialah Canva yang bisa diakses lewat handphone atau komputer. Dengan Canva, kita bisa langsung membuat slidenya tanpa mendownload template dari situs lain.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 - untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (2/12/2021) juga menghadirkan pembicara, Byarlina Gyamitri (Konsultan Pemberdayaan SDM), Aan Faturohman (Guru SMK Wahidin kota Cirebon), Yoseph Hendrik (Dosen Informasi & Technology Sekolah Tinggi Tarakanita), dan Marcella Vionita (Key Opinion Leader).
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.