Alhamdulillah Kabar Baik Datang Lagi! Arab Saudi Izinkan Jamaah Indonesia Ibadah Haji dan Umrah, Asal...

Oleh : Ridwan | Jumat, 27 Agustus 2021 - 08:20 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah Arab Saudi telah mengizinkan jamaah Indonesia yang divaksin Sinovac dan Sinopharm. Namun mereka tetap harus disuntik satu kali dosis lagi sebagai booster di antara 4 vaksin yang disetujui Arab Saudi.

Empat vaksin booster (ketiga) yang dimaksud mereknya Pfizer, Moderna, AstraZeneca dan Jhonson and Jhonson.

Mengutip Al Arabiya, Indonesia bersama 19 negara lainnya mendapatkan pelonggaran masuk ke Arab Saudi. Ke-19 negara lainnya adalah Uni Emirat Arab, Lebanon, Mesir, India, Argentina, Jerman, Amerika Serikat (AS), Irlandia, Italia, Pakistan, Brasil, Portugal, Inggris, Turki, Republik Afrika Selatan, Swedia, Swiss, Prancis, dan Jepang.

"Iya betul bahwa dua vaksin itu sdh disetujui saudi dengan booster 1 diantara 4 vaksin. Kebijakan ini berlaku sejak Selasa (24/8)," jelas Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali saat dihubungi, Kamis, (26/08/2021).

Terkait pemberian booster ia mengatakan masih belum jelas terkait dimana dan kapan dilakukan penyuntikannya. "Iya betul masih belum jelas,"sambungnya.

Walaupun sudah diberikan persetujuan ia mengatakan Indonesia masih masuk kedalam daftar negara yang ditangguhkan untuk masuk ke Saudi Arabia. Sehingga Indonesia masih belum dapat memberangkatkan jemaahnya untuk ibadah umrah ke tanah Suci Mekkah.

"Indonesia masih masuk dalam daftar negara yang warganegaranya atau orang yang baru dari negara tersebut masuk ke Arab Saudi sejak Februari 2021. Belum dicabut jadi belum bisa umrah juga,"jelasnya.

Arab Saudi sendiri telah melarang penerbangan asal RI sejak Februari 2021. Negeri kaya minyak itu ketat membendung kasus Covid-19, di antaranya dengan membatasi kuota haji 2021 menjadi 6.000 orang dari biasanya 2 hingga 2,5 juta manusia.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →