UNESCO Ajak Masyarakat Dunia Serukan Perlindungan Situs Warisan Dunia di Afghanistan

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 19 Agustus 2021 - 14:00 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Kondisi dan situasi Afghanistan yang kini diduduki oleh kelompok Taliban memicu UNESCO menyerukan kepada masyarakat dunia untuk melindungi situs warisan budaya di negara tersebut.

"Warisan yang kaya dan beragam di wilayah Afghanistan memiliki nilai luar biasa bagi umat manusia. Dan warisan ini harus dilestarikan," kata petugas pers UNESCO Thomas Mallard seperti dilansir dari laman Tass, Kamis (19/8/2021).

Menurt Mallard, adapun beberapa situs warisan dunia UNESCO yang terdapat di Afghanistan, seperti Museum Nasional Afghanistan di Kabul, Museum Seni Islam di Ghazni, menara dan situs arkeologi di Jam, serta lanskap budaya dan temuan arkeologi di Lembah Bamiyan.

"UNESCO mengikuti perkembangan di Afghanistan dan mengkoordinasikan tindakannya dengan lembaga mitra dalam sistem Organisasi PBB untuk memastikan keselamatan personel," tuturnya.

Para pakar di Perancis telah menyatakan ketakutan atas nasib monumen bersejarah Afghanistan. Pasalnya, pada 2001, Taliban pernah menghancurkan dua patung Buddha di bagian tengah negara itu. 

Patung bersejarah tersebut diukir di bebatuan pada abad ke-6 dan merupakan bagian dari biara-biara Buddha. Penghancuran monumen budaya mengejutkan masyarakat global dan sempat dikutuk pada saat itu.

Sebagai informasi menurut laporan saluran TV Al Arabiya para pejuang kelompok Taliban memasuki Kabul tanpa menghadapi perlawanan pada hari Minggu dan mulai menguasai gedung-gedung pemerintah. 

Bahkan, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani meninggalkan negara itu. Taliban kemudian mengumumkan bahwa mereka telah menguasai semua distrik di ibukota Afghanistan.