Menteri Sandi Gercep Jadikan Geopark Maros-Pangkep Mendunia dan Diakui UNESCO, Netizen: Mantap Bang! Gaspol...

Oleh : Candra Mata | Jumat, 18 Juni 2021 - 13:07 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa kawasan destinasi geopark Maros-Pangkep yang berada di Sulawesi Selatan akan segera mendunia.

"Setelah berkunjung ke sini, kami melihat, sangat bisa dan sangat berpotensi menjadi Geopark kelas dunia," ucapnya seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari unggahan dilaman facebooknya  pada Jumat (18/6/2021).

Menurut Sandi, geopark ini memiliki kekayaan alam seperti Gunung Bulusaraung, danau, air terjun, gua dan keanekaragaman flora dan fauna.

"Saya bersama jajaran Kemenparekraf siap mendukung agar Geopark Maros-Pangkep diakui oleh UNESCO," tegasnya.

"Kita #GerakCepat untuk siapkan DAK fisik dan non fisik, berkoordinasi dengan semua pihak, baik pemerintah Kabupaten maupun Kementerian terkait. Agar semua siap dan tepat waktu, sehinga tersertifikasi dengan nilai yang tinggi," jelas Sandi.

Menurutnya, dengan diakui oleh UNESCO, diharapkan kawasan ini dapat semakin dikenal oleh wisatawan nasional dan dunia. 

"Sehingga akan menumbuhkan peluang usaha dan lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maros-Pangkep," pungkas Sandi.

"Ini level klas dunia... Yakin," tulis Ismail.

"Luarbiasa dari desa menyapa dunia," ujar Samilis Rinjani.

"Sukses untuk Maros....," tukas Suhadi.

"Mantap bang Sandiuno ...hunting terus potensi wisata alam yang baru dan menantang di seluruh indonesia...nanti pas covid terkendali supaya sektor pariwisata bisa langsung tancapkeun gaspol," tandas Ari Fitrianto.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →