Kota Magelang Ingin Wujudkan Sebagai Satelit Borobudur
INDUSTRY.co.id - Magelang- Kota Magelang ingin mewujudkan sebagai satelit Borobudur, khususnya di bidang kepariwisataan, karena fasilitas yang tersedia di kota ini sudah lumayan, kata Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito.
"Seperti yang dikatakan Pak Gubernur beberapa waktu lalu, saya mempunyai cita-cita Kota Magelang menjadi satelitnya Borobudur," katanya dalam pelepasan reli mobil kuno di timur Alun-Alun Kota Magelang, Sabtu (13/5/2017)
Menurut dia, Kota Magelang sudah memiliki fasilitas yang lumayan, penginapan dan infrastrukturnya bagus.
Ia menuturkan Magelang kotanya bersih dan hampir tidak ada jalan yang berlubang. Hal ini dilakukan agar tamu yang datang ke Magelang merasa senang dan terhibur.
"Nanti kalau ada jalan berlubang laporkan saya, akan segera saya tambal jalan itu," katanya.
Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi para peserta reli mobil kuno di Kota Magelang dalam rangkaian Hari Jadi ke-1.111 Kota Magelang.
Ia mengatakan dalam penyelenggaraan reli mobil kuno ini Pemkot Magelang dan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) sudah bekerja sama selama 10 tahun.
"Pesertanya semakin hari semakin banyak dari seluruh Indonesia. Magelang nyaman dan kotanya bersih, maka tidak keliru kegiatan ini diselenggarakan di sini," katanya.
Ia berharap kegiatan PPMKI seperti ini interval waktunya dengan penyelenggaraan di daerah lain jangan terlalu pendek sehingga pesertanya bisa lebih banyak lagi.
"Dirancang yang baik dan rutenya selalu berganti. Sebelumnya dengan rute Boyolali sampai Solo dan sekarang tertantang lagi akan ke Waduk Sermo di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Indah sekali, apalagi kalau melewati kawasan Borobudur," katanya.
Pembina PPMKI Pusat, Bambang Bur Efendi mengatakan Magelang ini kota yang tertua, karena tidak ada kota 1.000 tahun, apalagi sudah 1.111.
"PPMKI juga demikian, saking tuanya mobil-mobil semua luar biasa, bisa jalan pun sudah bagus. Apalagi bisa ready setiap tahun. Saya berharap acara rangkaian tahunan ini tetap dilaksanakan dengan kerja sama antara Wali Kota Magelang dengan PPMKI terutama Pengda Jateng," katanya.
Ia menuturkan kegiatan reli ini diikutu perwakilan dari Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa barat, DKI Jakarta, dan Lampung.
"Harapkan tahun depan diadakan lebih meriah lagi, seluruh anggota PPMKI hadir di sini," katanya.
Ketua PPMKI Kota Magelang Willy Gosali mengatakan reli mobil kuno ini diikuti 150 peserta. Hari ini peserta menempuh jarak 150 kilometer dari Alun-Alun Kota Magelang menuju Waduk Sermo Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan kembali ke Kota Magelang melewati Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
Kemudian etape kedua pada Minggu (14/5), peserta menyusuri jalan-jalan di Kota dan Kabupaten Magelang, serta Temanggung, start dan finish di halaman Kantor Pemkot Magelang.(Ant)