Ciptakan Bibit SDM Industri Kompeten, Kemenperin Kembali Buka Program JARVIS

Oleh : Ridwan | Selasa, 06 April 2021 - 20:05 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian kembali meluncurkan Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) pada tahun 2021. JARVIS disiapkan sebagai sistem penerimaan mahasiswa baru secara online di Politeknik dan Akademi Komunitas milik Kemenperin.

Tahun ini, JARVIS juga membuka penerimaan siswa baru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di lingkungan Kemenperin.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Arus Gunawan yang mewakili Menteri Perindustrian menyampaikan, penyelenggaraan pendidikan vokasi industri yang baik dimulai dengan penerimaan siswa baru yang selanjutnya di didik untuk memenuhi kebutuhan sektor industri.

"Mulai tahun 2020, komitmen Kemenperin dalam penyediaan SDM industri yang kompeten ditunjukkan dengan penyelenggarakan penerimaan mahasiswa baru bagi 10 Politeknik dan 2 Akademi Komunitas melalui JARVIS ini," kata Arus dalam peluncuran JARVIS 2021 di Jakarta, Selasa (6/4).

Menurutnya, JARVIS membuka akses yang luas bagi para lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) di Indonesia guna menempuh pendidikan di berbagai politeknik dan juga akademi komunitas di bawah binaan Kemenperin.

Selanjutnya, sesuai dengan tekad Kemenperin untuk mengembangkan JARVIS sebagai sistem pendukung pendidikan, pada tahun 2021 ini, penerimaan siswa baru untuk jenjang SMK melalui SMK SMTI/SMAK di lingkungan Kemenperin juga dilakukan melalui JARVIS.

"JARVIS akan membuka kesempatan yang sama bagi seluruh lulusan SMP/sederajat dan SMA/SMK/sederajat di seluruh Indonesia untuk menjadi generasi vokasi industri yang kompeten," ujar Arus.

JARVIS juga merupakan platform sistem informasi akademik yang digunakan oleh SMK, Politeknik dan Akademi Komunitas di lingkungan Kemenperin, yang pada tahap awal ini digunakan sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru secara online yang dilengkapi dengan fitur pengelolaan ujian yang handal.

Perkuliahan dengan skema bebas biaya kuliah dan ikatan kerja dilakukan pada Politeknik Industri Logam di Morowali, Sulawesi Tengah, Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu di Kendal, Jawa Tengah, Akademi Komunitas Industri Manufaktur di Bantaeng, Sulawesi Selatan, dan Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil di Solo, Jawa Tengah.

Dari 3.558 calon mahasiwa baru yang akan diterima di politeknik milik Kemenperin, program bebas biaya kuliah akan diberikan kepada sekitar 518 mahasiswa.

Penerimaan siswa dan mahasiswa baru melalui JARVIS ditargetkan mencapai 3.558 mahasiswa baru dan 2.448 siswa baru untuk 9 SMK SMTI/SMAK.

JARVIS dapat diakses oleh calon pendaftar melalui situs jarvis.kemenperin.go.id sejak 2 April hingga 10 Mei 2021 pada pukul 24:00.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →