Presiden Kesal! Produk Impor Dipajang Paling Depan di Sejumlah Mall, Jokowi: Geser, Ganti Produk Lokal...

Oleh : Ridwan | Kamis, 04 Maret 2021 - 13:20 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta mall dan pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia turut mendukung kampanye cinta produk Indonesia. Salah satunya dengan memberikan ruang strategis untuk produk lokal.

Jokowi awalnya meminta Kementerian Perdagangan untuk membuat kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengembangkan pasar produk nasional.

"Misalnya dengan mendukung program bangga buatan Indonesia, bangga buatan Indonesia. Pusat perbelanjaan, mall harus terus didorong, Jakarta sampai ke daerah dorong untuk memberikan ruang bagi produk-produk Indonesia, khususnya UMKM. Jangan sampai ruang depan, lokasi-lokasi strategis (mal) justru diisi oleh brand-brand dari luar negeri," tuturnya saat membuka Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2021, dilansir dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (4/3/2021).

Menurut Jokowi sudah saatnya pusat perbelanjaan dan mall mulai sadar untuk menggeser produk-produk luar negeri dari lokasi strategis di tempatnya. Tujuannya agar dominasi produk asing terhadap produk lokal bisa diredam.

"Ini harus mulai digeser. Mereka digeser ke tempat yang tidak strategis. Tempat yang strategis, lokasi yang baik, berikan ruang untuk brand-brand lokal," tambahnya.

Dikatakan Jokowi, 270 juta jiwa merupakan pasar yang sangat besar bagi sebuah negara. Pasar tersebut harus dijaga agar tidak dikuasai oleh produk-produk asing. Oleh karena itu dia meminta untuk kembali digaungkan cinta produk Indonesia ditambah juga dengan benci produk asing.

"Ajakan-ajakan untuk cinta produk-produk kita sendiri, produk-produk Indonesia harus terus digaungkan. Produk-produk dalam negeri gaungkan! Gaungkan juga benci produk-produk dari luar negeri," tegasnya.

"Bukan hanya cinta, tapi benci. Cinta barang kita, benci produk dari luar negeri," tambah Jokowi.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →