Luar Biasa Menginspirasi! Gara-gara Bisnis Ini, Suparno Seorang Supir Bajaj Kini Miliki Penghasilan Sangat Menggiurkan, Bikin Iri Pegawai Swasta dan PNS

Oleh : Ridwan | Selasa, 02 Maret 2021 - 10:02 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh belahan di dunia telah merontokkan ekonomi di banyak negara termasuk Indonesia. Tidak sedikit perusahaan-perusahaan yang tumbang dan terpaksa melakukan pemutusan hubugan kerja (PHK) terhadap ratusan ahkan ribuan tenaga kerja.

Berbagai negara berupaya menemukan formula untuk memulihkan perekonomian negaranya masing-masing, Indonesia berupaya dengan formula memberlakukan adaptasi kebiasaan baru (AKB) mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga PPKM Bersakala Mikro. Upaya tersebut dilakukan dengan tujuan agar perekonomian Indonesia tetap stabil dan kembali bangkit. 

Disisi lain, pandemi Covid-19 justru membawa berkah bagi sebagian sektor industri di Tanah Air salah satunya industri penjualan langsung atau yang sering disebut Multilevel Marketing (MLM)/Dirrect Selling (DS). 

Selain berkontribusi dengan memberi sumbangsih ekonomi kepada negara per tahun hingga Rp 14 triliun, industri ini juga banyak menampung ratusan bahkan ribuan karyawan yang terkena PHK di masa Pandemi Covid-19 dan mendapatkan penghasilan yang lebih baik untuk memperbaiki dari segi finansial. 

Hal tersebut dirasakan oleh Suparno, pria asal Jember, Jawa Timur yang sehari-hari berkerja sebagai supir bajaj. Sejak memutuskan bergabung dengan CDJW Network atau yang dikenal dengan Air Oxy pada November 2020, Suparno kini telah merasakan perbaikan dari segi finasial. 

"Satu tahun berjalan, saya merasakan ada perbaikan dari segi finasial yang sangat signifikan," kata Suparno saat ditemui INDUSRTY.co.id di kawasan Jakarta Timur, bebrapa waktu lalu. 

Meski tidak didukung oleh seluruh pihak keluarga, namun ia memiliki tekad untuk tetap terus berjuang dalam menekuni bisnis yang hingga kini masih dipandang sebelah mata oleh sebagian kalangan masyarakat Indonesia. Hingga kini, Suparno telah berhasil mengumpulkan pundi-pundi rupiah yang terbilang cukup menggiurkan.

"Alhamdulillah, saya bisa menyekolahkan anak di kampung dan membuat perekonomian keluarga saya jauh lebih baik," terangnya.

Menurutnya, bisnis ini menjadi pintu untuk menciptakan para jutaan bahkan miliarder baru di Indonesia. Pasalnya, banyak orang yang mencapai kesuksesan dalam menjalankan bisnis MLM/DS. 

Senada dengan Suparno, Ketua Umum Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) Kany V. Soemantoro. Menurutnya, pandemi Covid-19 menjadi peluang tersendiri bagi industri penjualan langsung (MLM/DS). Pasalnya, hampir 60% perusahaan penjualan langsung di sektor produk suplemen.

"Ini menjadi suatu komoditas yang sangat dibutuhkan saat ini. Mengingat saat pandemi, produk suplemen banyak digunakan untuk konsumsi guna menambah daya tahan imun tubuh," terang Kany.

Ia pun optimis industri penjulan langsung di tahun 2021 akan tetap growing dengan prediksi pertumbuhannya mencapai 10 hingga 20 persen , tatkala perusahaan konvensional bertumbangan di tengah pandemi Covid-19.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →