Disambangi Menlu China, Luhut Sumringah: Kedatangan Sahabat Saya, Bapak Wang Yi Ke Danau Toba...

Oleh : Candra Mata | Rabu, 13 Januari 2021 - 15:36 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Sumatera Utara, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Yi di Parapat, Sumatera Utara.

Kunjungan Menlu China ini disebut Luhut dalam rangka peningkatan kerja sama strategis di bidang investasi dan perdagangan.

“Kedatangan sahabat saya, Bapak Wang Yi di Danau Toba ini diharapkan dapat mengembangkan kerja sama yang baik dan berkelanjutan antara kedua negara,” ujar Luhut dalam sambutannya seperti dilansir redaksi Industry.co.id pada Rabu (13/1/2021).

Dikatakannya, setelah dari Danau Toba, Wang Yi dan delegasi akan bertolak ke Jakarta untuk mengikuti agenda pertemuan dengan Menlu RI dan melakukan audiensi kepada Presiden RI.

"Bapak Wang Yi akan diterima oleh Bapak Presiden RI dan mendengar langsung harapan Bapak Presiden terhadap kerja sama strategis kedua negara yang telah terjalin selama ini," papar Luhut.

Selain membicarakan kerjasama strategis, Wang Yi bersama delegasinya menurut Luhut juga akan melakukan berbagai kegiatan, seperti hiking, mengunjungi beberapa tempat historis serta melihat langsung keindahan disekitar Danau Toba.

"Menlu Wang Yi dikenal mempunyai hobi hiking. Kunjungannya ke Toba yang sedianya berlangsung pada Februari tahun lalu tersebut tertunda karena pandemi Covid-19," ujar Luhut.

Selain Indonesia, Wang Yi juga melakukan safarinya kebeberapa negara Asia Tenggara lain seperti Myanmar, Brunei Darussalam, dan Filipina.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →