Waduh, Akibat Corona Kapasitas Produksi Industri Keramik Drop Sepanjang Sejarah

Oleh : Ridwan | Jumat, 01 Mei 2020 - 15:40 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Merebaknya virus corona baru atau Covid-19 terus menggerus produktivitas industri manufaktur di Indonesia, tak terkecuali industri keramik.

Berdasarkan data yang dihimpun Asosiasi Aneka Industi Keramik Indonesia (Asaki) utilisasi kapasitas produksi industri keramik nasional turun sangat tajam di bawah 40%.

"Utilisasi kapasitas produksi keramik nasional turun tajam dibawah 40% akibat Covid-19. Angka ini adalah yang terendah sepanjang sejarah," jelas Ketua Umum Asaki Edy Suyanto kepada Industry.co.id di Jakarta, Jumat (1/5/2020).

Tak hanya kapasitas produksi yang menurun tajam di masa Pandemi Covid-19. Edy mengungkapkan bahwa lebih dari 10.000 karyawan dengan sangat terpaksa harus dirumahkan sejak awal April 2020.

"Diperkirakan bisa lebih dari 15.000 karyawan yang akan dirumahkan sampai dengan bulam Mei," katanya.

Ia berharap pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan ini segera mungkin, agar industri keramik dalam negeri tidak semakin di ujung tanduk.

"Kita sangat berharap pandemi Covid-19 ini bisa segera teratasi dan berakhir, agar semua pengusaha bisa bersemangat kembali meningkatkan kapasitas produksinya," tutup Edy.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →