Kolaborasi dengan PowerCommerce, SAPX Targetkan Pendapatan Tumbuh 20 Persen pada 2020

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 13 Maret 2020 - 09:03 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Satria Antara Prima Tbk (SAPX), atau SAP Express, menandatangani kesepakatan kerja sama dengan PowerCommerce, sebuah perusahaan pengelola omni-channel di Indonesia. Bagi SAP Express, kerja sama itu bertujuan untuk memperkuat layanan bisnis cash on delivery (COD).

Presiden Direktur SAPX, Budiyanto Darmastono, mengemukakan, SAP Express adalah perusahaan kurir yang juga melayani pengiriman barang-barang yang ditransaksikan secara e-commerce. Adapun layanan perseroan untuk e-commerce ini sudah mencapai Rp20 miliar per minggu.

“Layanan itu dilakukan bagi 600 perusahaan e-commerce dan dilaksanakan melalui 150 kantor cabang perseroan.Jadi memang pangsa pasar usaha kami di lini bisnis ini cukup besar,” papar Budiyanto dalam acara penandatanganan kesepakatan kerja sama dengan PowerCommerce di Bale Bengong Restoran, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (12/03/2020).

Budiyanto menuturkan, kerja sama dengan PowerCommerce ini dilakukan karena manajemen SAPX akan mengembangkan layanan bisnis tersebut melalui sistim omni-channel. Itu dilakukan agar SAPX dapat mengembangkan bisnis kurirnya ke depan. Karena itu, seiring dengan rencana tersebut, manajemen perseroan juga akan menambah kantor cabang baru setiap bulan.

Di samping itu, demikian Budiyanto, kerja sama tersebut juga bertujuan untuk mengembangkan kantor cabang perseroan menjadi fulfillment sehingga seluruh pengiriman barang dapat berlangsung secara lengkap di masing-masing kantor cabang tersebut. Dengan demikian, maka pendapatan perseroan diharapkan dapat meningkat.

Seperti diketahui, kegiatan operasional berbagai kantor cabang perseroan yang berlokasi di berbagai kabupaten di Indonesia saat ini pada umumnya masih sekadar merupakan kurir belaka.

“Karena itu, kerja sama yang kami lakukan ini diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan pendapatan antara 10-20 persersen pada tahun ini. Ke depan, pertumbuhan itu masih berpotensi untuk terus meningkat,” pungkas Budiyanto.

Pada 2019, pendapatan SAP Express tercatat sekitar Rp400 miliar. Itu menunjukkan adanya pertumbuhan pendapatan sebesar 74 persen dibandingkan dengan realisasi pendapatan pada tahun sebelumnya sebesar Rp229 miliar. (Abraham Sihombing)

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →