Jaringan Hotel Budget OYO Hotels PHK Ribuan Karyawan

Oleh : Candra Mata | Senin, 09 Maret 2020 - 01:06 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Salah satu jaringan hotel budget terbesar dunia, OYO Hotels melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada sekitar 5.000 karyawannya di sejumlah negara. 

Perampingan yang terjadi disebut-sebut lantaran dampak wabah virus corona atau Covid-19 yang membuat bisnis penginapan OYO melorot sejak akhir tahun lalu. 

"Pada saat kami telah menyelesaikan program restrukturisasi ini, OYO akan memiliki lebih dari 25.000 karyawan di seluruh dunia," kata CEO OYO Ritesh Agarwal.

Sekadar diketahui, di China OYO hanya menyisakan 4.000 karyawannya dengan status pekerja lepas. 

Selain itu, OYO juga memecat 12 persen dari 10.000 karyawan di negara asalnya, India. 

Perampingan yang dilakukan OYO semakin masif setelah wabah corona melanda dunia yang membuat bisnis penginapannya sepi. 

Selain itu, penyebab lainnya adalah sang investor SoftBank mengalami tekanan karena investasinya di WeWork mengalami kerugian sangat besar. 

Kinerja SoftBank juga terganggu dengan melempemnya bisnis di startup lain seperti Slack Technologies Inc. dan Uber.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →