Meski Dibayangi Virus Corona, Arwana Citramulia Optimis Angka Penjualan Naik 7 Persen di Kuartal I/2020

Oleh : Ridwan | Selasa, 03 Maret 2020 - 19:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Arwana Citramulia Tbk. (ARNA) menyatakan pihaknya tidak terdampak langsung terhadap virus corona. Hal ini dicerminkan oleh minimnya impor bahan baku dari China, tempat wabah tersebut berasal.

"Dampaknya tidak langsung, sehingga kita tidak akan merevisi target angka penjualan," ujar Chief Operating Officer (COO) Arwana Citramulia, Edy Suyanto dalam acara Public Expose di Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Dengan demikian, lanjut Edy, perseroan pun percaya angka penjualan keramik pada kuartal I/2020 akan membaik dari periode yang sama tahun sebelumnya karena melihat tren impor keramik dari China menurun tidak hanya karena wabah virus corona tetapi juga masa libur Imlek.

"Angka impor dari China untuk tahun ini lebih sedikit dari tahun sebelumnya pengaruh dari virus corona. Banyak perusahaan yang tadinya pertengahan Februari sudah produksi kembali sampai saat ini belum beroperasi karena wabah corona virus," ujarnya.

Oleh karena itu, Edy menyebutkan momen ini adalah kesempatan untuk pelaku industri keramik untuk menguasai pasar domestik yang sebelumnya dikuasai oleh China.

Lebih lanjut, Edy mengungkapkan bahwa pihaknya akan tetap fokus pada peningkatan jumlah toko yang bertransaksi. "Salah satu yang ingin kita tambah yaitu cabang di Rantauprapat, Baturajam, Wonogiri, Sampit, dan juga Pangkalan Bun," ungkap Edy.

Dengan begitu, Edy optimis pertumbuhan penjualan mampu naik 7 persen di kuartal pertama tahun 2020. "Target kita tumbuh 7 persen di kurtal pertama tahun ini, dan kami cukup optimis," tutup Edy.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →