HKI: Pengembangan Kawasan Industri Subang Miliki Potensi Sangat Jelas

Oleh : Ridwan | Kamis, 04 Juli 2019 - 13:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar menilai potensi pengembangan kawasan industri di Subang sangat jelas dengan berbagai fasilitasnya.

Selain itu, tambah Sanny, perencanaan pengembangan kawasan industri di wilayah Subang, Majalengka, dan Cirebon telah dimulai sejak lama untuk mendukung pengembangan kawasan industri koridor baru di Jawa Barat.

Apalagi, saat ini lahan industri di kawasan yang telah ada, seperti Karawang dan Bekasi sudah mulai padat. Dengan kawasan industri Subang, industri pengolahan memiliki pilihan lain untuk membangun dan merelokasi pabriknya.

"Industri padat karya menjadi salah satu sektor yang bisa masuk. Industri-industri yang berada di Bekasi dan Karawang dengan upah tenaga kerja tinggi juga bisa bergeser ke Subang, yang upah tenaga kerja relatif lebih rendah," kata Sanny di Jakarta (4/7).

Lebih jauh, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Kawasan Ekonomi ini, memberikan masukan agar BUMN bekerja sama dengan strategic partner yang telah berpengalaman dalam mengelola kawasan industri.

Pasalnya, untuk menarik investor agar mau masuk ke kawasan industri diperlukan kepiawaian.

"Marketing-nya harus bagus dengan beraliansi dengan mitra strategis. Kemampuan untuk memasarkan dan mengelola kawasan industri ini penting, kalau tidak nanti investor masuknya lambat dan lama kembali modal," ujarnya.

Seperti diketahui, kawasan industri seluas lebih dari 11.000 di Subang akan dikembangkan oleh tiga BUMN antara lain, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Wika), PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII (Persero) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI).

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →