PTPP Lakukan Groundbreaking Proyek Smelter FeNi di Kloaka

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 17 Juni 2019 - 07:23 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Kolaka - Setelah memperoleh kontrak pembangunan pabrik peleburan (Smelter) feronikel (FeNi) berteknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dari PT Ceria Nugraha Indotama (CNI), PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) melakukan prosesi groundbreaking di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara.

Prosesi groundbreaking pada Sabtu (15/06/2019) tersebut dilaksanakan perseroan bersama PT CNI dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang ditandai dengan penekanan tombol bersama Direktur Operasi III PTPP, Abdul Haris Tatang; Direktur Utama PT CNI, Derian Sakmiwata; Menteri PANRB, Syafruddin; Wakil Menteri ESDM, Archandra Tahar; Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi; dan Bupati Kolaka Ahmad Safei. Di samping itu, pelaksanaan groundbreaking tersebut juga turut dihadiri oleh Jajaran Manajemen PTPP dan PT CNI.

Direktur Operasi III PTPP, Abdul Haris Tatang, mengemukakan, dalam proyek pembangunan smelter ini, PTPP berperan sebagai kontraktor yang bertanggung jawab dalam penyelesaian proyek. Itu dilakukan melalui kerjasama dengan partner konsorsium ENFI, yaitu sebuah BUMN Cina. Karena itu, PTPP optimistis dapat menyelesaikan proyek tersebut dalam 24 bulan.

“Keberhasilan PTPP menjadi kontraktor EPC (Engineering, Procurement and Construction-red) dengan berbagai pengalaman mengerjakan proyek-proyek pembangkit listrik dan migas, maka perseroan saat ini mulai terjun ke area industri pengolahan mineral,” papar Abdul.

Proyek Pembangunan Smelter Feronikel di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara ini akan menelan investasi Rp4 triliun untuk Tahap Pertama. Kemudian, pembangunan proyek tersebut akan dilanjutkan dalam tahap berikutnya dengan total investasi Rp. 14,5 triliun.

Smelter berkapasitas 4x72 MVA ini ditargetkan dapat beroperasi pada 2021 dan diperkirakan akan memproduksi 229.000 ton Feronikel (FeNi) setiap tahun dengan kadar nikel antara 22-24%.

Smelter ini berteknologi RKEF, yang terdiri dari empat tanur listrik jenis rectangular dimana teknologi ini merupakan yang pertama di Indonesia. Pembangunan Smelter Feronikel ini adalah upaya PT CNI selaku perusahaan lokal untuk dapat membantu meningkatkan devisa negara di sektor minerba.

Selain itu, dengan beroperasinya pabrik Smelter ini, penyerapan tenaga kerja di masyarakat sekitar dipastikan dapat membantu meningkatkan perekonomian. (Abraham Sihombing)

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →