Lakukan Efisiensi, Hero Group Tutup 26 Toko dan Rumahkan 532 Karyawan

Oleh : Ridwan | Minggu, 13 Januari 2019 - 17:05 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Hero Supermarket Tbk (Hero Group) terus memaksimalkan produktivitas kerja malalui proses efisiensi, salah satunya dengan menutup 26 toko di berbagai wilayah. 

Tony Mampuk, Corporate Affairs GM PT Hero Supermarket Tbk mengatakan, dari 26 toko yang ditutup ada sekitar 532 karyawan yang terdampak. 

"Sejauh ini dari 532 karyawan yang terdampak dari kebijakan efisiensi tersebut," kata Tony melalui siaran pernya di Jakarta (12/1/2019).

Ditambahkan Tony, dari 532 sebanyak 92% karyawan telah menerima dan menyepakati untuk mengakhiri hubungan kerja. 

"Selain itu, mereka juga telah mendapatkan hak sesuai dengan Undang-Undang Kementerian Tenaga Kerja RI No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan," terangnya.

Tony menjelaskan, sampai dengan kuartal ketiga tahun 2018, PT Hero Supermarket mengalami penurunan total penjualan sebanyak 1% senilai Rp 9.849 Milliar dimana perolehan tahun 2017 adalah Rp 9.961 Milliar. 

Menurutnya, penurunan tersebut disebabkan oleh penjualan pada bisnis makanan yang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Meski demikian, bisnis non makanan tetap menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat.

Atas hal tersebut, lanjut Tony, perusahaan meyakini bahwa keputusan akan langkah efisiensi tersebut adalah hal yang paling baik dalam menjaga laju bisnis yang berkelanjutan. 

“Perusahaan saat ini sedang menghadapi tantangan bisnis khususnya dalam bisnis makanan, oleh karena itu kami mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keberlangsungan usaha di masa yang akan datang” ujar Tony.

Seperti diketahui, PT Hero Supermarket Tbk (HERO Group) merupakan perusahaan ritel modern pertama di Indonesia yang didirikan pada tahun 1971. 

Perseroan berkembang menjadi perusahaan ritel modern terkemuka dengan filosofi bisnis yang terus dijaga, yaitu memberikan pengalaman berbelanja yang berbeda serta 
bernilai tambah bagi Masyarakat Indonesia. 

Seiring berjalannya waktu, HERO Group tumbuh dan berkembang dalam membangun jaringan bisnisnya serta berinovasi dalam rangka memenuhi kebutuhan serta pola konsumsi masyarakat. 

Hingga 30 September 2018, Perseroan mengoperasikan 448 toko, terdiri dari 59 Giant Ekstra, 96 Giant Ekspres, 31 Hero Supermarket, 3 Giant Mart, 258 Guardian Health & Beauty, dan satu toko IKEA.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →