Hadiri Halalbihalal Keluarga Besar Unnes, Menteri Nasir Sebut Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Oleh : Ridwan | Selasa, 26 Juni 2018 - 19:07 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Semarang, Masih dalam momen Idulfitri 1439 H yang masih terasa, Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir hadiri Halalbihalal keluarga besar Universitas Negeri Semarang (Unnes), Selasa (26/6/2018). 

Menurut Rektor Unnes Fathur Rokhman, halalbihalal kali ini dilaksanakan untuk merekatkan silaturahim satu sama lain dan menjadi ajang untuk sama-sama kembali kepada fitrah.

“Kita banyak belajar tentang keikhlasan dan kepedulian. Saatnya kita saling membangun kembali kefitrahan Unnes menjadi kampus yang harmoni. Apalagi kita secara tidak sadar juga mungkin di media sosial, ada yang menimbulkan kericuhan. Saatnya saling berjabat tangan,” jelasnya di hadapan sekitar 750 civitas Unnes.

Nasir yang didapuk sebagai pemberi tausiah/hikmah halalbihalal mengatakan bahwa halalbihalal adalah budaya asli Indonesia, keaslian dari bangsa Indonesia, bukan hanya menjadi milik muslim, tetapi milik bangsa.

“Budaya halalbihalal merupakan bentuk silaturahim, didalam silaturahim pasti ada simbol cinta dan kasih. Cinta dan kasih untuk seluruh alam. Dengan adanya cinta kasih tersebut, pasti menjadi harmoni, jauh dari kata saling memusuhi,” terang Menteri Nasir.

Nasir jelaskan bahwa sejak dahulu sudah dikatakan bahwa cinta tanah air merupakan bagian dari iman. Dengan begitu Nasir katakan kita wajib menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya yakin keluarga besar Unnes pasti cinta tanah air. Tumbuhkan rasa toleran, cinta alam, harmoni akan muncul, cinta tanah air akan tumbuh. Ini rangkaian paling penting. Jadilah pemimpin yang baik. Jadilah pemimpin yang dapat dicontoh orang lain dengan baik,” tutupnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →