Peningkatan Permintaan Dorong Kenaikan Harga CPO pada Pekan ini

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 03 April 2018 - 13:15 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) pada perdagangan Senin (02/04/2018) kemarin ditutup menguat ke posisi RM2.458 per ton. Kenaikan harga CPO tersebut didukung oleh peningkatan permintaan, yang terutama dari berbagai korporasi.

“Tingginya peningkatan permintaan CPO karena para pelaku pasar memanfaatkan momentum sebelum berakhirnya penangguhan pajak ekspor Malaysia berakhir pada pekan ini dan tingginya permintaan CPO dari Timur Tengah menjelang Ramadhan,” ujar Arie Nurhadi, analis riset PT Monex Investindo Futures, di Jakarta, Selasa (03/04/2018).

Arie mengemukakan, harga CPO hari ini ditransaksikan pada harga RM2.461 per ton akibat melemahnya kurs Ringgit Malaysia (RM) terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan kurs RM terhada dolar AS itu disebabkan oleh munculnya perang dagang antara Amerika dan Cina pasca kedua negara tersebut menerapkan berbagai kebijakan perdagangan.

“Harga CPO hari ini berpotensi menguat ke posisi RM2.472. Jika harga tersebut tercapai, maka harga CPO Malaysia tersebut berpotensi mencapai level RM2.501 per ton. Akan tetapi, harga tersebut harus diwaspadai karena memiliki kemungkinan akan tergerus hingga RM2.384. Jika harga tersebut tercapai, maka harga CPO Malaysia itu berkemungkinan mencapai RM2.349 per ton,” pungkas Arie. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →